Proyek Yang Besar Hingga Membuat Pekerja Kerja 24 Jam. Dari Pagi Sampai Malam., Pemborong Mau Mendapatkan Keuntungan Besar Hingga Tidak Memikirkan Keselamatan Pekerja Atau Pun Manusia. 

Muara Enim(Sumsel)

mediamabespolri.com

 

Rabu 07 Mei 2025 ,” Senin malam Tim awak media tidak sengajah melihat ada kegiatan di pinggir jalan lintas Kabupaten Muara Enim_ Prabumulih..

Tepatnya Di Desa Belimbing Jaya Kecamatan Gunung Megang .

 

 

Tim Media penasaran dan mendekati perihal kegiatan yang sudah malam bukan lagi waktu nya jam kerja..

saat dilihat kebenarannya ternyata memang segerombolan atau pun tim pekerja gali Lobang untuk menanamkan suatu kabal yang cukup panjang dan lebar tersebut.

 

Dan diduga proyek tersebut Proyek PLN _ ” PLN adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang kelistrikan. PLN juga merupakan Perusahaan Perseroan (Persero), yang berarti kepemilikan saham mayoritasnya dimiliki oleh pemerintah. Dalam praktiknya, PLN bertugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.

 

 

PLN memiliki status sebagai Perusahaan Perseroan (Persero), yang berarti perusahaan tersebut diatur dan dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip perseroan terbatas, namun sahamnya mayoritas dimiliki pemerintah.

 

Dan Tim Kami coba mendalami lagi perihal yang sangat tidak wajar sekali ini proyek BUMN yang tidak memikirkan keselamatan seorang manusia” yang tidak menjalankan atau pun menghormati HAK AZAZI SEORANG MANUSIA (HAM).. ” HAM adalah hak-hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan, dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang.

 

Para pekerja gali lobang proyek BUMN bergerak PLN ini. ” berasal dari luar kota Sumatera Selatan yaitu pulau Jawa tepat kota Cirebon .

sekitar 16 orang pekerja berasal dari kota Cirebon..

 

Saat tim kami bertanya Kepada salah satu pekerja tersebut bernisial (y) kenapa sudah malam seperti ini masih saja menggali lobang.

Dengan keadaan sangat mengkuatirkan akan terjadi nya kecelakaan atau pun mengakibatkan seorang manusia terluka ‘ akibat tidak terlalu jelas melihat karna hari sudah malam Gelap Gulita..Peralatan Senter alat untuk menerangin lokasi Gelap menjadi bercahaya terang..

 

Kata (y) salah 1 seorang pekerja ,”kami ini hanya orang yang jauh jauh mencari rezeki,dari pulau Jawa Demi untuk keluarga yang kami tinggalkan dan tujuan mendapatkan uang atau pun upah dari pekerja ini.

kami kerja dari jam 7 1/2 pagi .

 

Dan kami juga mengikuti kata Pengawas ‘ Arti pengawas .”orang yang ditunjuk langsung atau pun di berikan kepercaya dalam suatu Proyek..

 

Sebenarnya kami juga tidak mau ambil Risiko. kami ini juga manusia bukan Robot, Mesin. mempunyai Rasa capek juga Pak tapi ya mau gimana lagi kita sudah jauh jauh datang ingin mencari Nafkah untuk keluarga yang kami tinggalkan .. ucap salah satu pekerja

 

Tim Media pun sangat penasaran siapakah Pemborong atau pun yang mempertanggung jawabkan para para tukang ini sudah malam masih dibiarkan saja menggali lobang dengan keadaan gelap penerang hanya cahaya HP ..

dan membiarkan bekerja dari jam 7 pagi sampai jam 21_22 wib

 

Kepala Desa Belimbing Jaya saat kami menanyakan atas kebenaran proyek yang dibilang sangat tidak menghormati HAM ini.,

sayangnya tidak ada di rumah..

dan bukan lagi jam kerja.. karna sudah larut malam bukan lagi jam Kerja..

 

kami pun coba meminta nomor HP pengawas Proyek tersebut sama PK yang di lapangan Beliau juga perangkat desa .katanya .

kalau rombongan pengawas nya lagi tidak ada di mess dan dia tidak bisa kasih nomor HP dikarenakan tidak membawa HP ke lokasi..ucapnya

 

Dan sampai saat ini sejak berita ini kami tayangkan.

dari pihak pemerintahan kepala desa tidak ada yang bisa menjelaskan apa kegiatan tersebut kata Bapak Yodisah Irawan Selalu Sekdes Kasi pemerintah Desa Belimbing Jaya kata beliau tidak tahu Tanya langsung sama PK yang ada di lapangan ataupun langsung kepala Desa .. ucapnya

 

Dan Saat dihubungin Kepala Desa Belimbing Jaya Bapak Mesli Tidak Menjawab Telepon Kami Dan juga Tidak di balas pesan Whatsap kami.

 

Kami sangat kecewa atas perilaku seorang kepala Desa ataupun selaku pengayong masyarakat.

tindakan seorang kepala desa tersebut seolah olah menutupi jangan jangan Kepala Desa ini telah dikondisikan atau pun telah diberikan untuk tutup mulut ataupun diam..

Kepala Desa seperti inilah yang sangat dikuatirkan ..

Kepada pemerintah kabupaten Muara Pusat BPD Kecamatan dan Kepada Bapak Bupati Muara Enim Tolong tidindak lanjuti atas perilaku seorang kepala desa seperti ini..pungkasnya

 

TIM RED