LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Terobosan Pemkab Aceh Tenggara dalam Musrenbang RKPK 2027 Fokus Ekonomi Inklusif dan Daya Saing

KUTACANE,ACEH TENGGARA 14/4/2026//MediamabespolriCom //Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KOMPAK Aceh Tenggara memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Tahun 2027. Hal ini disampaikan menyusul rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar sejak akhir Februari 2026. 

Tahun ini, Pemkab Aceh Tenggara mengusung tema strategis:

“Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Meningkatkan Mutu yang Bermuara kepada Daya Saing.” 

Adnan Kst Ketua Lsm LSM KOMPAK Aceh Tenggara menyatakan bahwa tema tersebut mencerminkan visi yang tajam dalam menjawab tantangan global dan lokal. “Kami melihat adanya sinkronisasi yang baik antara kebutuhan mendasar masyarakat dengan visi besar pemerintah daerah. Fokus pada ekonomi inklusif memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Bumi Sepakat Segenap tidak hanya dirasakan oleh segelintir pihak, tetapi menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa-desa,” ujar Ketua LSM KOMPAK.

Ada beberapa poin utama yang menjadi dasar apresiasi LSM KOMPAK terhadap Musrenbang RKPK 2027 ini:

1. Penguatan Ekonomi Inklusif:
Upaya pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian dan UMKM dinilai sebagai langkah tepat untuk menekan angka kemiskinan.

2. Peningkatan Mutu SDM dan Layanan:
Fokus pada peningkatan mutu pelayanan publik dan SDM diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang memiliki daya saing tinggi.

3. Transparansi Perencanaan: Penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) dalam seluruh tahapan usulan menunjukkan komitmen kuat Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, terhadap prinsip no planning without budgeting.

4. Pemerataan Infrastruktur: Usulan-usulan prioritas di tingkat kecamatan, seperti jalan usaha tani, irigasi, dan jembatan, dipandang sebagai katalisator penting bagi distribusi hasil bumi dan mobilitas warga. 

LSM KOMPAK berharap agar aspirasi yang telah ditampung selama proses Musrenbang di berbagai kecamatan—mulai dari Lawe Sigala-gala, Ketambe, hingga Leuser—dapat benar-benar direalisasikan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

“Sebagai mitra kritis pemerintah, kami akan terus mengawal agar dokumen RKPK 2027 ini nantinya tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, tetapi mewujud dalam program-program nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Aceh Tenggara,” tutupnya.

Jurnalis/(M Yamin)