Ormas BNPM DPC Blega, Bangkalan, Desak Investigasi Tuntas Dugaan Keracunan di SMPN 1 Blega
Bangkalan mediamabespolri.com – BNPM DPC Blega melakukan klarifikasi langsung kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Blega terkait insiden yang melibatkan siswa dan guru, guna memperoleh kejelasan kronologi kejadian secara utuh, objektif, dan berbasis fakta di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada simpang siur informasi serta memberikan kepastian kepada masyarakat atas peristiwa yang terjadi.
Dalam keterangannya, perwakilan BNPM DPC Blega menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) tidak boleh lamban dalam merespons dugaan kasus keracunan tersebut. Investigasi harus dilakukan secara cepat, transparan, dan profesional. Apabila nantinya terbukti adanya kelalaian dari pihak dapur SPPG Nurul Islam, maka tidak boleh ada toleransi—sanksi tegas hingga penutupan operasional wajib diberlakukan.
“Ini bukan persoalan sepele. Ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat, terutama para siswa sebagai penerima manfaat program MBG. Kami tidak ingin ada korban berikutnya hanya karena kelalaian yang tidak ditindak secara serius,” tegas perwakilan BNPM DPC Blega.

Lebih lanjut, BNPM DPC Blega juga mengingatkan bahwa setiap pihak yang terlibat harus bertanggung jawab penuh. Mereka menolak segala bentuk pembiaran ataupun upaya menutup-nutupi fakta di lapangan.
“Kami akan berdiri di garda terdepan untuk mengawal kasus ini sampai tuntas. Jika terbukti ada pelanggaran, maka tindakan tegas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap program ini runtuh akibat lemahnya pengawasan dan penegakan aturan,” lanjutnya.
BNPM DPC Blega menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga adanya kejelasan dan kepastian hukum. Mereka juga mendesak BGN serta dinas terkait untuk segera membuka hasil investigasi secara transparan kepada publik, demi menjaga akuntabilitas serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Nara sumber: imron(wakil ketua bnpm dpc blega.
*Rdk






