Kolaborasi Disnaker, Serikat Buruh, dan Kepolisian di Berau Matangkan May Day 2026: Dorong Perayaan Humanis Sekaligus Tuntaskan Persoalan Ketenagakerjaan
Berau, Kaltim | www.mediamabespolri.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Berau menggelar pertemuan strategis bersama serikat buruh/pekerja, Selasa (21/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi lintas pihak guna memastikan peringatan May Day berlangsung kondusif, bermakna, dan tetap memperhatikan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan yang ada.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Berau, H. Anang Saprani, S.H., M.Si., didampingi Kabid Hubungan Industrial (HI) Soni Parianda, S.H., jajaran mediator hubungan industrial, serta pihak kepolisian yang diwakili oleh Kanit AKP Agus. Hadir pula perwakilan dari berbagai serikat buruh di Kabupaten Berau, termasuk DPP Serikat Buruh Keadilan.
Dalam sambutannya, Kadisnaker H. Anang Saprani menegaskan bahwa peringatan May Day tahun ini akan dikemas secara berbeda dengan mengedepankan kegiatan yang bersifat positif, edukatif, dan membangun kebersamaan antara pekerja, pemerintah, serta masyarakat umum. Ia menilai bahwa May Day tidak hanya identik dengan aksi unjuk rasa, tetapi juga dapat menjadi momentum mempererat hubungan industrial yang harmonis.
“Rangkaian kegiatan yang telah kami siapkan di antaranya jalan santai, donor darah, bakti sosial, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize. Kami ingin May Day tahun ini menjadi ajang kebersamaan yang membawa energi positif bagi seluruh pekerja di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini sangat bergantung pada dukungan penuh dari seluruh serikat buruh. Oleh karena itu, pihak Disnaker membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar seluruh pihak dapat berkontribusi aktif dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.
Sementara itu, perwakilan buruh dari DPP Serikat Buruh Keadilan, M. Arsyad, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Disnaker dalam melibatkan serikat pekerja dalam perencanaan May Day. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan yang telah dirancang, namun juga mengingatkan pentingnya komitmen pemerintah dalam menyelesaikan berbagai kasus ketenagakerjaan yang masih tertunda.
“Kami menyambut baik kegiatan positif ini dan siap berpartisipasi. Namun, kami berharap pemerintah tidak melupakan masih adanya sejumlah persoalan antara pekerja dan perusahaan yang hingga saat ini belum terselesaikan. Ini juga harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kadisnaker kembali menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai sengketa ketenagakerjaan secara bertahap melalui mekanisme yang berlaku. Ia memastikan bahwa pihaknya bersama mediator hubungan industrial akan terus bekerja maksimal guna memberikan keadilan bagi para pekerja maupun pengusaha.
“Kami tidak menutup mata terhadap persoalan yang ada. Penyelesaian kasus ketenagakerjaan tetap menjadi prioritas kami, seiring dengan upaya menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan di Berau,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, Kanit AKP Agus yang mewakili pihak kepolisian menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kegiatan May Day 2026. Ia menegaskan bahwa kepolisian siap melakukan pengamanan demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
“Kami dari kepolisian mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh Disnaker bersama serikat buruh. Harapan kami, May Day di Berau dapat berlangsung dengan damai, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Pertemuan ini juga menjadi wadah dialog terbuka antara pemerintah dan serikat buruh, di mana berbagai masukan dan aspirasi disampaikan secara konstruktif. Suasana diskusi yang kondusif mencerminkan adanya komitmen bersama untuk menjaga stabilitas hubungan industrial di Kabupaten Berau.
Dengan terbangunnya komunikasi yang baik antara Disnaker, serikat buruh, dan aparat keamanan, diharapkan peringatan May Day 2026 di Kabupaten Berau tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat solidaritas pekerja serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan secara berkelanjutan.
writer: Redaksi pelaksana/M.arsyad
editor: www.mediamabespolri.com






