Galian C Milik Inisial “A” di Bantaran Sungai Batang Rusak Jalan Utama, Aparat Diduga Tutup Mata
Batang – Aktivitas galian C yang diduga milik seseorang berinisial “A” di wilayah bantaran sungai Kabupaten Batang kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, aktivitas tambang tersebut telah mengakibatkan rusaknya jalan utama yang kini bergelombang dan membahayakan pengendara.
Truk-truk besar pengangkut hasil tambang yang lalu-lalang setiap hari dituding sebagai penyebab utama kerusakan jalan. Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan parah berupa jalan berlubang dan bergelombang di sejumlah titik yang dilalui kendaraan berat dari lokasi galian.
Tidak hanya merusak jalan, warga juga khawatir dengan keselamatan mereka dengan adanya aktifitas truk tambang yang sering lalu lalang di jalan raya. Kemungkinan muatan mereka melebihi kapasitas. Terlebih tidak adanya pengaman untuk menutup tumpukan hasil tambang. Warga khawatir apabila ada batu yang dimuat jatuh dari atas truk maka akan membahayakan keselamatan pengendara yang lain.
Warga mengaku sudah berulang kali mengeluhkan hal ini kepada pihak berwenang, namun tidak ada tindakan nyata. “Seolah-olah aparat dan instansi terkait tutup mata. Padahal kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Tak hanya merusak jalan, aktivitas galian di dekat aliran sungai juga dikhawatirkan berdampak pada lingkungan sekitar, termasuk ancaman longsor dan banjir di musim penghujan.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah, kepolisian, dan dinas lingkungan hidup untuk segera turun tangan dan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan. “Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Siapapun yang terlibat, termasuk pemilik berinisial A, harus diproses jika terbukti bersalah,” tambah warga lainnya.
Rakyat berharap keadilan ditegakkan dan lingkungan tetap dilindungi. Jangan sampai kepentingan ekonomi segelintir pihak mengorbankan keselamatan masyarakat luas.
Redaksi//
Mediamabespolri.com
(Investigasi)







