Kuota sapi di TTS JALUR TAK RESMI TERBONGKAR DI DPRD
Kuota sapi di TTS JALUR TAK RESMI TERBONGKAR DI DPRD

Mediamabespolri.com//
Pada Rabu (1/4/2026), dua pengusaha ternak lokal Fransina Neno Bais dan Ivan Hamid membongkar dugaan jalur tak resmi dalam distribusi kuota sapi di hadapan Komisi II DPRD TTS, mengungkap ketidaktransparanan dan indikasi sistem yang tidak adil.
Ivan mengajukan permohonan sejak awal Februari 2026 namun belum mendapatkan kuota, sementara pengusaha lain yang mengajukan belakangan telah mendapatkannya, dan ia diarahkan ke pejabat di luar struktur teknis dinas.
Fransina juga mengajukan permohonan sebelum SOP baru diberlakukan namun belum diterima, dan ia diarahkan berjenjang dari Dinas Peternakan ke Wakil Bupati hingga sosok bernama “Seto” yang tidak jelas kapasitas dan jabatannya, bahkan Bupati menyatakan bahwa “Seto” bukan bagian dari struktur resmi melainkan aliansi.

Komisi II DPRD TTS telah menerima pengaduan ini dan menghadirkan pihak terkait untuk klarifikasi, sementara sebelumnya pada Maret 2026, Ketua Komisi II DPRD TTS Semuel D.Y. Sanam juga menyinyalir adanya jaringan mafia kuota sapi yang lebih besar akibat pelanggaran dalam proses pemberian rekomendasi.
Mediamabespolri.com//
Investigasi Umum Nasional
Esy Lafu






