Oknum Angota Marinir arogan Terhadap Wartawan, disaat Wawancara Dilokasi, Diduga Proyek Bisa disebut siluman Tidak Terlihat Plang Proyek.
Oknum Angota Marinir arogan Terhadap Wartawan, disaat Wawancara Dilokasi, Diduga Proyek Bisa disebut siluman Tidak Terlihat Plang Proyek.

Batam – MABES POLRI.COM //
29/09/2025
Informasinya, proyek tersebut dikabarkan bahwa dilakukan oleh perusahaan yang berasal dari negara cina, dan juga cukup tersohor di Kota Batam.
Disaat Tim Media ada mendatangi salah ada dugaan satu proyek terbesar di Batam kesannya jadi Bum merang Bagi oknum aparat marinir yang masih aktif hingga Bahasa arogan mengancam dan intimidasi kepihak jurnalis.
Pantauan awak media di lapangan, tidak terlihat Plank proyek pengerjaan kegiatan reklamasi terpantau jelas kegiatan tersebut diduga ilegal, Tim media menyambanggi pos depan gerbang masuk lokasi pengerjaan proyek tersebut, di jaga dan di awasi oleh oknum aparat marinir yang masih aktif,mengapa aparat marinir yang menjaga lokasi itu, setau kami aparat sebagai pengaman negara bukan Diduga membekap lokasi reklamasi dan penimbunan ilegal.
Awak media hanya menemukan plank kecil bertulisan cina yang menempel di gerbang masuk dari lokasi pengerjaan proyek itu, tidak sampai disitu tiba-tiba datang seseorang Berbadan kekar dinyatakan oknum angota marinir dengan Bahasa arogan membentak Media saat hendak wawancara. Batam Kepri.
Selain itu, terlihat juga di tepi jalan papan pengumuman terkait lahan tersebut yang telah dialokasikan oleh BP Batam kepada PT.KARSA ADHITAMA PERSADA Diduga proyek siluman, tertera dengan nomor PL 220100533.
Kemudian, tampak terlihat jelas juga dari tepi jalan beberapa alat berat (Excavator) yang melakukan pengerokan tanah dan puluhan Dum Truck yang sedang lalu lalang di lokasi pematangan lahan dan reklamasi laut, terlihat jelas kegiatan tersebut diduga masih abu-abu,
Saat awak media mencoba menanyakan proyek PT KARSA ADHITAMA PERSADA kepada Security yang menjaga di pintu gerbang ( Dua) dan diarahkan pos penjagaan pintu (Satu), security mengatakan tidak mengetahui proyek tersebut dikerjakan oleh perusahaan apa.
Dan ketika awak media meminta nomor orang perusahaan untuk konfirmasi pemberitaan, Ia juga menjawab tidak punya dan seakan-akan seperti mengelak pertanyaan awak media, oknum angota marinir juga tidak Bisa memberi keterangan disaat Tim media mempertanyakan dan wawancara.
Kepala pos pintu satu diduga
Gelagat oknum marinir membuat awak media menjadi penasaran dan seakan-akan seperti ada yang ditutup-tutupi dalam pengerjaan proyek reklamasi yang masih belum jelas dikerjakan oleh PT.KARSA ADHITAMA PERSADA. apa dan bagaimana terkait perizinannya dan sekaligus Tim media mempertanyakan keabsahan tenaga kerja WNA Tiongkok namun semua bungkam ada apa sebenarnya terjadi,

Awak media juga akan mencoba meminta konfirmasi langsung kepada Kabag Humas BP Batam terkait pengerjaan proyek siluman tersebut, namun hingga berita ini diterbitkan konfirmasi tersebut masih belum di dapatkan.
Awak media juga mencoba menggali informasi lebih lanjut dan terus mencoba koordinasi kepada instansi terkait lainnya terhadap pengerjaan diduga proyek siluman yang sedang menarinari di atas aturan hukum.
Tim Investigasi






