Ajakan Menabung, Balasannya Pemblokiran!” – Ustaz Dasad Latif Hantam Kebijakan PPATK Soal Rekening Pasif.

Ajakan Menabung, Balasannya Pemblokiran!” – Ustaz Dasad Latif Hantam Kebijakan PPATK Soal Rekening Pasif.

MAKASSAR – mediamabespolri.com /. Bayangkan, rakyat diajak menabung, tapi tabungannya malah diblokir!” Seruan itu dilontarkan penceramah kondang Ustaz Dasad Latif saat melancarkan kritik pedas terhadap kebijakan pemblokiran rekening pasif yang dijalankan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Bagi Ustaz Dasad, kebijakan yang berlaku sejak awal Agustus 2025 ini bukan hanya merugikan masyarakat, tapi juga mengundang dugaan adanya motif ekonomi di baliknya. “Saya kecewa sebab ajakan menabung justru dibalas dengan blokir. Sehingga ada sangka-sangka bahwa ini ada transaksi ekonomi dalam blokir itu,” tegasnya dalam unggahan di Instagram, Selasa (6/8/2025).

Ia membeberkan potensi keuntungan besar di balik kebijakan tersebut. Jika biaya membuka blokir mencapai Rp100.000 per rekening, maka jumlah yang terkumpul dari jutaan nasabah bisa mencapai miliaran rupiah. “Itu bukan angka kecil, ini bisa jadi ladang basah bagi pihak-pihak tertentu,” sindirnya.

Lebih jauh, Ustaz Dasad mengkritik prosedur pembukaan blokir yang dinilai menyiksa nasabah. Rekening baru bisa kembali aktif setelah tujuh hari kerja, membuat banyak orang kesulitan mengakses uangnya sendiri. “Ini bukan sekadar kebijakan aneh, tapi bisa jadi jebakan bagi rakyat kecil,” ujarnya.

Ia bahkan turut merasakan langsung dampaknya. Rekening miliknya ikut terblokir, memaksanya merasakan kerumitan proses yang ia sebut “tidak masuk akal” itu.

Ustaz Dasad pun mendesak pemerintah dan PPATK untuk segera meninjau ulang kebijakan ini. “Kalau mau memberantas kejahatan finansial, lakukan dengan cara yang benar. Jangan sampai hak rakyat atas uangnya sendiri dihalangi,” pungkasnya.

 

Redaksi – mediamabespolri.com

(Yudi)