*Rutinitas Membantu Rumah Ibadah Anleg PKS Poso Gunting Pita Kantor Klasis GKST Tambarana*
*Rutinitas Membantu Rumah Ibadah Anleg PKS Poso Gunting Pita Kantor Klasis GKST Tambarana*

Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tengah
Mediamabespolri.com// Janji kampanye merupakan kontrak sosial yang dinilai dari realisasi nyata dan efek moral, kepercayaan masyarakat yang akan di wujudkan ketika telah berkuasa.
Menyimak gerakan sosial anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Poso dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dapil IV Sumarno kita perlu memberikan apresiasi. Hal ini terlihat saat Anleg (anggota legislatif) Sumarno di berikan mandat mewakili pemerintahan daerah untuk melakukan gunting pita kantor klasis GKST ( Gereja Kristen Sulawesi Tengah) di saat bulan Ramadhan

Gunting pita yang di laksanakan Anleg PKS Sumarno di hadiri Ketua sinode gkst Pdt J. Tasiabe Mth, Majelis sinode, Pendeta klasis Poso Pesisir Sariana Laganda STh, Pendeta klasis Poso Pesisir Utara Kristian Tangkude STh dan panitia pembangunan di laksanakan di desa Tambarana kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.(17/03/2026)
Anleg dari PKS Sumarno pada Mediamabespolri.com mengatakan kehadirannya merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antar umat beragama di Poso Pesisir bersaudara dan merupakan bagian rutinitas membantu rumah-rumah ibada di wilayah Poso Pesisir bersaudara setiap bulan.
“Ketika saya telah terpilih menjadi wakil rakyat tentunya seluruh masyarakat akan kami perhatikan tanpa memandang suku rasa dan agama di wilayah yang saya wakili” terangnya.

Dalam keterangannya Sumarno wakil rakyat dapil IV mengatakan sejak saya di lantik sebagai wakil rakyat bulan agustus 2024, mulai bulan pertama bertugas gaji saya sebesar Rp6.250.000/bulan disisihkan untuk 25 rumah ibadah yang ada di poso Pesisir bersaudara rutin tiap bulan hingga saat ini.
Menyinggung pihak penerima bantuan rutin PKS, Anleg Sumarno menjelaskan dari 25 bantuan rumah ibadah masing-masing menerima Rp250 ribu/bulan yaitu 22 jemaat GKST, 1 Jemaat Pentekosta dan 3 jamaah Masjid, terangnya.
Menurut anleg Sumarno “kita tidak perlu melihat seseorang dari titel yang di sandang yang perlu kita lihat bagaimana niat nyatanya ketika di beri tanggung jawab. Kita tidak usah pula melihat dari partai seorang politikus berkuasa sebab partai hanya sebagai wadah penampung aspirasi rakyat, yang terpenting bagaimana seorang wakil rakyat mampu menampung aspirasi masyarakat dan mewujudkan dalam kegiatan nyata maupun dalam anggaran pendapatan belanja daerah” ungkapnya.

Diakhir keterangannya Anleg Sumarno rencananya saat hari Idhul Fitri 1447 Hijriah untuk mengundang seluruh pemimpin umat termasuk semua pemimpin gereja untuk melakukan open house.
Kehadiran Anleg Sumarno dalam kegiatan gunting pita kantor klasis GKST Poso Pesisir Utara mendapatkan apresiasi dari warga gereja klasis Poso Pesisir bersaudara juga seluruh jemaat GKST.
Redaksi Biro Investigasi Nasional
Obeth Kapita






