*Polsek Pamona Utara Lakukan Pengamanan Penutupan Kemnas Remaja GKST di Gedung Banua Mpogombo Tentena*

*Polsek Pamona Utara Lakukan Pengamanan Penutupan Kemnas Remaja GKST di Gedung Banua Mpogombo Tentena*

Tentena, Poso Sulawesi-Tengah Mediamabespolri.com// Tujuan utama Kemah Nasional (Kemnas) Remaja GKST (gereja kristen Sulawesi Tengah) adalah menghadirkan ruang pengasuhan yang penuh kasih serta membangun persahabatan yang tulus bagi generasi muda. Kegiatan ini dirancang agar remaja dapat mengekspresikan iman, berani bertumbuh, serta memiliki emosi positif untuk berdampak bagi Kristus di tengah tantangan zaman.

Kegiatan kemnas remaja GKST berlangsung selama 4 hari berakhir pada hari Kamis 25 Juni 2026, Penutupan kegiatan ini pada pukul 09.00 wita bertempat di gedung Banua Mpogombo GKST Kelurahan Sangele Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso

Penutupan Perkemahan Nasional Remaja GKST yang diselenggarakan oleh Pengurus Persekutuan Remaja Sinode GKST Dengan Tema”GEREJA SEBAGAI IBU”.

Kegiatan diikuti dihadiri oleh Ketua Persekutuan Remaja GKST Pdt.Herlina Kabaya.MTh bersama pengurusnya, Para Pendeta GKST dan Pendeta dari organisasi Gereja di Indonesia, Panitia Pelaksana, para Pembina dan Remaja perwakilan dari masing-masing Klasis se-GKST sekitar 400 orang.


Adapun kontingen yang ikut Kemnas dan hadir saat Penutupan berasal dari masing-masing klasis terdiri dari :
Wilayah Pamona :
Klasis Pamona Utara, Klasis Pamona Selatan, Klasis Pamona Barat,
Klasis Pamona Timur.

Wilayah Poso Kota & Pesisir:
Klasis Poso Kota, Klasis Lage,
Klasis Poso Pesisir, Klasis Poso Pesisir Utara, Klasis Poso Pesisir Selatan.
– Wilayah Lore:
Klasis Napu, Klasis Bada,
Klasis Behoa

– Wilayah Morowali :
Klasis Beteleme, Klasis Mori Atas,
Klasis Kolonodale

Wilayah Sulawesi Selatan (Luwu Timur):
Klasis Mangkutana Tomoni, Klasis Wotu,
Klasis Malili-Nuha

Wilayah Lainnya :
Klasis Palu, Klasis Sigi, dan Klasis Rampi.

Dengan Rangkaian kegiatan :
-Doa Pembukaan, kegiatan Jalan santai
Pelepasan bibit ikan di danau,aksi bersih sampah di area danau dan kunjungan ke kantor sinode.

Ibadah penutupan dipimpin Ibu Pdt. Karen Puimera,STH, MA di lanjutkan
Penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan, Pengumuman dan pemberian penghargaan kepada peserta serta kontingen berprestasi.Penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan peserta, Sambutan panitia dan pimpinan GKST dan Doa penutup dan pengutusan peserta kembali ke daerah masing-masing.
keseluruhan berakhir pkl.17.30 wita mendapat pengamanan Personil Polsek Pamona utara dan personil dinas perhubungan.

Tujuan kegiatan Kemnas remaja GKST
Mempererat hubungan persaudaraan antar remaja GKST dari berbagai jemaat.
Membina pertumbuhan iman dan spiritualitas peserta. Mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian remaja.Meningkatkan kapasitas pembina dalam mendampingi pelayanan remaja.Dan menumbuhkan semangat pelayanan dan kesaksian di tengah gereja dan masyarakat.

Analisa kondisi kegiatan perkemahan Nasional remaja GKST hingga selesai. Ancaman dengan probabilitas tertinggi biasanya berasal dari faktor cuaca, kesehatan peserta, kecelakaan lapangan, dan manajemen kerumunan. Ancaman keamanan yang disengaja umumnya rendah, tetapi tetap memerlukan koordinasi dengan aparat dan penyelenggara agar kesiapsiagaan tetap terjaga. Pendekatan keamanan yang paling efektif adalah pencegahan, deteksi dini, respons cepat, dan koordinasi yang baik antar panitia serta pihak terkait.

Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto pada pers mengatakan dengan berakhirnya perkemahan nasional remaja GKST, diharapkan seluruh peserta dapat membawa pulang pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai rohani yang diperoleh selama kegiatan”. Kiranya semangat persekutuan dan pelayanan yang telah dibangun dapat terus bertumbuh dan menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, dan kemuliaan nama Tuhan, ungkapnya.

Menurut Kapolsek AKP Risdiyanto selama pelaksanakan pengamanan kegiatan, pihak polisi terus memantau dan berkordinasi dengan panitia pelaksana, dan membuat dan melaporkan hasil Kegiatan. Kami merekomendasikan pengamanan terbuka dan tertutup dari personil Polsek Pamona utara. “Kegiatan telah selesai dari awal hingga akhir situasi kamtibmas tetap aman dan lancar” tutupnya
(Obeth Kapita)