PASCAKEBAKARAN, PEMULIHAN WARGA SADE TAK HANYA SOAL MEMBANGUN RUMAH

MATARAM, mediamabespolri.com — 17 September 2026.
Pemulihan masyarakat Dusun Adat Sade pascakebakaran tidak hanya berbicara mengenai pembangunan kembali rumah warga yang hangus terbakar. Bagi masyarakat, dukungan yang diberikan sejak awal bencana hingga proses pemulihan menjadi bagian penting dalam menghidupkan kembali aktivitas warga.

Hal tersebut disampaikan Inak Topan, salah seorang warga Dusun Adat Sade. Ia menceritakan dukungan yang diberikan Chili House kepada masyarakat setelah musibah kebakaran melanda permukiman mereka.

Menurut Inak Topan, Chili House merupakan salah satu donatur yang hadir sejak awal proses pemulihan. Bahkan, dukungan disebut telah diberikan sejak pembangunan kembali rumah warga dimulai.

“Dia selaku donatur dari tiang pertama. Untuk tiang pertama yang dikasih itu sekitar Rp95 juta,” ujar Inak Topan, Kamis (17/9/2026).

Ia menambahkan, bantuan juga diberikan kepada warga yang rumahnya terdampak kebakaran. Dari sekitar 75 kepala keluarga yang rumahnya hangus terbakar, masing-masing disebut menerima bantuan sebesar Rp1,2 juta.

Dukungan tersebut tidak berhenti pada pembangunan rumah. Chili House juga disebut menjadi donatur dalam pembangunan Berugak Sekenam, yang kini dimanfaatkan sebagai ruang bersama masyarakat.

“Untuk tempat ngajar, buat berdiskusi untuk masyarakat, multifunction,” katanya.

Menurut Inak Topan, keberadaan berugak tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk kembali membangun aktivitas sosial dan pembelajaran setelah bencana kebakaran.

Sejumlah sarana pendukung ekonomi masyarakat juga turut mendapat perhatian. Inak Topan menyebut bantuan diberikan dalam bentuk penyediaan alat tenun.

Sebanyak 10 unit alat tenun dengan nilai sekitar Rp12 juta disiapkan melalui mekanisme sewa sehingga dapat menunjang kembali aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Selain itu, terdapat pula dukungan terhadap Dapur Mandiri, yang menurut Inak Topan pembiayaannya berasal dari Chili House.

“Dia adalah donatur pertama kita,” ujarnya.

Bagi Inak Topan, hal yang paling dirasakan masyarakat bukan semata-mata besarnya bantuan, tetapi keberlanjutan perhatian yang diberikan kepada warga Sade. Dukungan tersebut disebut masih berlangsung hingga saat ini, termasuk kegiatan yang melibatkan anak-anak warga.

“Mulai dari anak-anak kita juga dibawa outing ke sini, ke Epicentrum, untuk ke Funtovia,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Ibu Ain dari Chili House bersama rekan-rekannya yang telah memberikan dukungan kepada masyarakat Sade.

“Semoga makin sukses. Untuk Buk Ain (Chili House), semoga sehat selalu, panjang umur, rezeki tetap mengalir. Intinya sehat selalu untuk dia,” ucapnya.

Bagi warga Sade, rangkaian dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk bangkit setelah musibah kebakaran. Pemulihan tidak hanya dilakukan dengan membangun kembali tempat tinggal, tetapi juga secara perlahan menghidupkan kembali ruang belajar, aktivitas ekonomi, serta ruang berkumpul masyarakat.

(Niss)

Red. Kabiro KSB
HARMIATI – 0066 MMP