Ketua KAI Bekasi Sebut Laporan BARAK Terhadap Plt Bupati ke KPK Terlalu Dini

Kab_Bekasi  provinsi Jawa  Barat|| https//www.mediamabespolri.com “- Praktisi hukum sekaligus Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kabupaten Bekasi, Mohamad Samsodin, menanggapi laporan Barisan Rakyat (BARAK) terhadap Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, ke KPK. Samsodin menilai pelaporan tersebut terlalu dini dan berpotensi menggiring opini publik yang tidak proporsional.

Samsodin meminta semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah. Menurutnya, dugaan keterkaitan Plt Bupati dengan praktik ijon proyek maupun jual beli jabatan harus didasarkan pada fakta hukum yang kuat, bukan sekadar asumsi.

“Menurut saya, terlalu dini mengaitkan OTT maupun ijon proyek kepada Plt Bupati Bekasi. Apalagi jika belum ada bukti hukum yang jelas dan sedang dalam proses penyelidikan oleh KPK,” kata Samsodin kepada awak media di Kabupaten Bekasi, Kamis (15/1/2026).

Fokus pada Pembenahan Birokrasi

Ia menegaskan bahwa masyarakat sudah mengetahui adanya perkara korupsi yang sedang ditangani penyidik KPK di wilayah tersebut. Namun, Samsodin mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menyeret nama-nama yang tidak terlibat secara langsung dalam perkara tersebut.

“Semestinya kita semua merasakan duka yang mendalam atas kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Namun tidak perlu berlebihan dalam membangun opini. Berikan kepercayaan penuh kepada KPK untuk bekerja secara profesional,” ujarnya.

Samsodin justru menyoroti kinerja Asep Surya Atmaja yang saat ini fokus membenahi tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah konkret yang ia puji adalah peluncuran program layanan satu pintu.

“Program layanan satu pintu merupakan bentuk konsistensi Plt Bupati dalam menata birokrasi yang selama ini dinilai kurang baik. Ini langkah positif yang patut diapresiasi,” tambah Samsodin.

Waspadai Penunggang Isu

Di sisi lain, Samsodin mencium adanya indikasi kepentingan tertentu di balik mencuatnya laporan dan narasi negatif di ruang publik. Ia mengimbau masyarakat agar tetap cerdas dan kritis dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi.

“Masyarakat harus cerdas. Saya melihat ada indikasi pihak-pihak yang menunggangi isu ini agar pemerintahan Kabupaten Bekasi terus menjadi perbincangan negatif,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal jalannya pemerintahan secara objektif. Ia berharap publik memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah yang berdampak langsung kepada rakyat.

“Mari kita kawal bersama dan kita dukung Plt Bupati Bekasi agar mampu melanjutkan program-program yang pro-rakyat, sambil tetap menjunjung tinggi supremasi hukum,” pungkasnya. (Pewarta :Suganda)