Kawal Titik Rawan Kecelakaan Desa Langkap, Satlantas Polres Jember Pasang Imbauan dan Edukasi Pengguna Jalan

JEMBER, MEDIAMABESPOLRI.com – Keselamatan di jalan raya bukan sekadar soal kepatuhan terhadap aturan, melainkan juga wujud kepedulian sesama. Hal inilah yang ditunjukkan Unit Gakkum bersama Unit Kamsel Satlantas Polres Jember saat turun langsung menggelar aksi pencegahan kecelakaan di kawasan rawan kecelakaan (blackspot) Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Rabu (5/8/2026).

Langkah nyata yang diambil berupa pemasangan empat buah spanduk besar berisi imbauan keselamatan yang ditempatkan secara strategis di titik-titik rawan. Spanduk pertama dipasang di bagian terluar kawasan, guna memberi peringatan dini kepada pengendara yang akan memasuki wilayah berisiko. Dua spanduk lainnya terpasang di kawasan tengah, tepatnya di sekitar Masjid Desa Langkap, sedangkan spanduk keempat dipasang di depan Pasar Desa Langkap yang dikenal sebagai jalur dengan aktivitas lalu lintas cukup padat.

Kegiatan tidak berhenti pada pemasangan spanduk. Personel juga menyampaikan pesan keselamatan secara langsung melalui pengeras suara kepada setiap pengguna jalan yang melintas. Petugas mengingatkan agar pengendara senantiasa mengutamakan keselamatan, mematuhi seluruh rambu dan ketentuan yang berlaku, menjaga batas kecepatan kendaraan, serta tetap fokus dan waspada selama berkendara di jalur rawan kecelakaan tersebut.

Kepala Satlantas Polres Jember, AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa upaya preventif seperti ini merupakan bagian sangat penting dalam strategi menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jember.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui pemasangan spanduk peringatan dan edukasi langsung kepada masyarakat, kami berharap para pengguna jalan semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas, khususnya saat melintas di titik-titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” ujar AKP Ade Andini.

Satlantas Polres Jember menyatakan akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif dalam membangun kesadaran berlalu lintas. Semangat “Keselamatan untuk Kemanusiaan” pun terus dipegang teguh sebagai komitmen menghadirkan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan, demi terciptanya jalan raya yang bebas dari kecelakaan, aman, serta nyaman bagi semua.(rup/mmp-jbr)