HALAL BIHALAL DAN REUNI ALUMNI BASMALAH DI CIAMIS, PERKUAT UKHUWAH DAN SANAD KEILMUAN
www.mediamabespolri.com
Ciamis. JawaBarat – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu, 8 Syawal 1447 Hijriah. Momentum Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh keluarga besar Barisan Alumni Santri Ma’had Al-Fadliliyyah (Basmallah) Cibeunying untuk menggelar acara Halal Bihalal sekaligus Reuni Alumni yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
(6/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Memupuk Ukhuwah Ma’hadiyah, Merawat Sanad Ilmiyah, Menguatkan Robithoh Ubudiyah” ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi santri. Hadir dalam kegiatan tersebut para alumni, tokoh masyarakat, serta para sesepuh yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan dan dakwah Ma’had Al-Fadliliyyah.
Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias menghadiri acara yang digelar secara sederhana namun sarat nilai kebersamaan. Spanduk bertuliskan “Haflah Pangersa Ayah dan Reuni Alumni Basmallah” menjadi simbol penghormatan terhadap para guru dan pendiri yang telah meletakkan dasar keilmuan bagi para santri.
Dalam sambutannya, panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan juga bentuk komitmen bersama untuk terus menjaga nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas yang telah diwariskan para ulama.
“Melalui momen ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya menjaga sanad keilmuan serta mempererat hubungan batin antar alumni dan guru. Ini adalah warisan yang tidak ternilai,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Acara juga diisi dengan tausiyah yang menekankan pentingnya tidak melupakan asal-usul dan guru. Sebagaimana pesan yang tertulis dalam kegiatan tersebut, “Barang siapa yang melupakan asalnya, maka sulit mencapai kesuksesannya.” Pesan ini menjadi refleksi mendalam bagi seluruh peserta untuk terus menjaga adab, ilmu, dan hubungan spiritual dengan para pendahulu.
Selain itu, momen Halal Bihalal dimanfaatkan untuk saling bermaafan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat jaringan alumni dalam berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, maupun keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan, keselamatan, dan keberlanjutan perjuangan dakwah para alumni di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan tali silaturahmi antar alumni Basmallah semakin erat, serta mampu menjadi kekuatan kolektif dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan tradisi keilmuan di tengah perkembangan zaman.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan antara santri, guru, dan almamater bukan hanya sebatas kenangan, tetapi ikatan yang terus hidup dan memberi arah dalam perjalanan kehidupan.
Editor,”( fardiansyah investigasi nasional MMP )






