Dinilai Tidak Transparan BumDes Siboris Bahal Di Pertanyakan Warga.
Siboris Bahal Palas Sumut
mediamabespolri.com
23/05/2026
Pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa salah satunya, Badan Usaha Milik DESA (Bumdes) adalah suatu badan usaha yang di bentuk oleh desa dengan sebagian besar atau seluruh modalnya di miliki desa dan di kelola oleh desa yang kemudian hasil dari usaha ini untuk kesejahteraan desa. Sehingga di perlukan adanya kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan BUM DESA tersebut sukses dan dapat mensejahterakan warga desa.
Namun sangat disayangkan yang terjadi Didesa Siboris bahal Kecamatan barumun Tengah Kabupaten Padang lawas Provinsi Sumatra Utara dalam pengelolaan anggaran BUM DESA sebesar sampai ratusan juta Dipertanyakan, Hal tersebut lantaran diketahui dalam pelaksanaannya diduga tidak adanya transparansi atau kejelasan.
Hal tersebut mendapat sorotan dari berbagai elemen khususnya warga masyarakat sekitar terkait pengelolaan Bumdes. Desa Siboris Bahal Kecamatan barumun Tengah Kabupaten Padang lawas Sehingga menjadi banyak pertanyaan serta dirasa adanya beberapa kejanggalan oleh mereka khususnya transparansi soal pengelolaan Bumdes tersebut.
Informasi yang dihimpun, gejolak mulai terjadi lantaran soal Bumdes di Desanya sejauh ini diduga tidak ada kontribusi khususnya pada perekonomian masyarakat disekitarnya.
Dari keterangan beberapa masyarakat,mereka mempertanyakan ingin tahu keuangan dan data kegiatan di Bumdes tersebut. Namun hingga kini pun warga belum tahu kemana kejelasan Bundes Siboris Bahal tentang kebun sawin kurang lebih tujuh hektar
“ya kami mempertanyakan,kenapa kepala desa serta pengurus bumdes tidak transpran dan mau memperlihat kan hasil Bundes sawit tersebut tiap bulan,kami masyrakat ingin tahu,karena bumdes itu adalah milik semua masyrakat desa Siboris Bahal yang dana nya di turun kan oleh pemerintah
Sehingga beberapa warga pun merasa sangat kecewa, lantaran Bumdes di desanya diduga tidak jelas. Kami minta kepada dinas-dinas terkait agar segera menindaklanjuti terkait adanya dugaan tersebut.
Lanjutnya “bahkan bukan hanya itu,dana ketahanan pangan tahun 2025 yang sudah di turun kan pemerintah dana nya ke desa kami itu kemana,,kenapa belum ada di bangunkan, berapa anggarannya,,? keperuntukan apa saja,,?,” ungkap warga yang namanya enggan dipublikasikan
Hal yang sama pun diungkapkan warga lainnya, melalui pesan whatsApp sabtu(23/05/2026) kepada media mengungkapkan, soal adanya anggaran dana Bumdes mengeluh karena hingga kini masyarakat juga tak merasakan manfaatnya secara ekonomi. Kemudian disebut tak ada perputaran uang yang dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian bagi warga masyarakat.
“Seharusnya, jika bumdes itu jalan dan dikelola dengan baik tentunya bisa menyelamatkan dan permodalan bagi warga masyarakat setempat,namun kami masyrakat desa Siboris Bahal sampai sekarang nyatanya tak ada kontribusinya pada masyarakat,” pungkasnya
Sementara itu,Mora tua Siregar Kepala Desa Siboris Bahal saat di konfirmasi media melalui pesan whatsApp, tersambung { tapi gak mengangkat } di chat melalui wa,namun tidak pernah ada balasan,sehingga berita ini kami turun kan,kepala desa serta pengurus bumdes tidak bisa kami komfirmasi
reporter Wahyu p Siregar






