Diduga Sejumlah Kepsek dan Kades di Barumun Tengah Enggan Dihubungi Media, Muncul Dugaan Penyimpangan Dana BOS dan Dana Desa

Padang Lawas,MediaMabesPolri.com – Sikap tertutup sejumlah kepala sekolah dan kepala desa di Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, menjadi sorotan. Mereka diduga enggan merespons atau bahkan memblokir kontak awak media saat hendak dimintai keterangan.Padang Lawas,21 Maret 2026.

Kepala Biro MediaMabesPolri.com Kabupaten Padang Lawas, Wahyu P. Siregar, mengaku kecewa dengan sikap tersebut. Ia menyebut, upaya konfirmasi kepada sejumlah pihak terkait seringkali tidak mendapat tanggapan.

“Sudah sering kami coba hubungi, namun tidak direspons. Bahkan ada yang langsung memblokir kontak. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar,” ujarnya.

Menurut Wahyu, sikap tertutup tersebut memunculkan dugaan adanya hal yang ditutupi, khususnya terkait pengelolaan anggaran di lingkungan sekolah maupun desa. Ia menyebutkan, terdapat indikasi penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh sejumlah kepala sekolah di wilayah tersebut.

“Diduga ada penyalahgunaan dana BOS yang bersumber dari pemerintah. Namun hingga saat ini, kami belum melihat adanya audit atau pemeriksaan dari aparat penegak hukum,” tambahnya.

Selain itu, dugaan serupa juga diarahkan kepada sejumlah kepala desa di Kecamatan Barumun Tengah. Pengelolaan dana desa yang mencapai ratusan juta rupiah disebut tidak transparan dan berpotensi disalahgunakan.

“Dari pantauan di lapangan, masih banyak kegiatan yang terkesan janggal, bahkan diduga fiktif dari tahun ke tahun. Ini tentu merugikan masyarakat,” tegas Wahyu.

Ia juga menyoroti bahwa berbagai pemberitaan terkait dugaan tersebut telah beberapa kali dipublikasikan, namun belum ada tindak lanjut yang signifikan dari pihak berwenang.

Atas kondisi ini, Wahyu mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh.

“Kami meminta agar pihak terkait segera mengambil langkah tegas, baik terhadap kepala sekolah maupun kepala desa yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepala sekolah, kepala desa, maupun instansi terkait di Kecamatan Barumun Tengah.

Reporter: Wahyu P. Siregar