Diduga Gudang Tempat Penimbunan BBM Bersubsidi,Yang Tak Jauh Dari Polsek Gelumbang

Gelumbang(Sumsel)

mediamabespolri.com

 

Diduga Aktivitas Penimbunan Atau pun Gudang BBM Minyak Solar ilegal di Pinggir jalan lintas Leknan Muchtar Soleh Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.

 

26 Mei 2025 pada saat Team awak media melintas terlihat Gudang ditutupi tereval hitam dan di dalam terdapat Tekmon yang berisi minyak jenis Solar , Siap untuk di oflos atau dijual

 

Menurut keterang yang jaga gudang emang benar pak tempat penimbunan BBM jenis solar, saya ni Cuma pekerja kalo mobil masuk, tetapi orang yang punya dia tidak tahu hanya pekerja. ucapnya

 

 

Hal tersebut merujuk pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang kemerdekaan Pers bahwa termasuk sebagai Kontrol Sosial.

 

“adanya aktivitas penimbunan minyak BBM ilegal yang terkesan tak tersentuh hukum.jarak APH Tidak terlalu jauh ada apa sebenarnya. kita tidak tahu

 

tindakan para mapia-mapia BBM ilegal yang terkesan kebal hukum dan atas perbuatan para mapia penimbunan BBM minyak solar ilegal sangatlah

dikuatirkan terjadi ledakan kebakaran seperti terjadi ledakan kebakaran Gudang BBM ilegal Bulan lalu yang sempat viral di medsos.

 

 

Kepada APH wilayah Polsek Gelumbang Dan Polres Muara Enim untuk menindak lanjuti aktivitas penimbunan BBM ilegal, agar tidak ada lagi penimbunan.yang bisa membuat kebakaran atau pun ledakan hebat dan mengakibatkan cedera atau pun hilang nya nyawa pekerja yang di lokasi tersebut,!

 

Atas perbuatannya para Pelaku penimbunan BBM merupakan perbuatan pidana sebagaimana diatur Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Pelaku terancam dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

 

“Hal ini juga diharapkan Kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi,S.I.K,MH Untuk menindak tegas aktifitas penimbun minyak BBM ilegal di wilayah Sumatra Selatan.

 

(Tim Red)