AKP SAMSI AJAK RIDER KALSEL – TENG INTROSPEKSI DIRI USAI TRAGEDI LAKA TUNGGAL OM PARMIN BUNTOK

AKP SAMSI AJAK RIDER KALSEL – TENG INTROSPEKSI DIRI USAI TRAGEDI LAKA TUNGGAL OM PARMIN BUNTOK

Kandangan, Kalimantan Selatan — mediamabespolri.com Duka mendalam menyelimuti komunitas rider Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah atas wafatnya salah satu anggota terbaik mereka, almarhum Om Parmin Buntok, yang mengalami kecelakaan tunggal di jalur sepi dengan kondisi jalan yang diduga belum layak dilalui.

Kapolsek Kalumpang Kandangan, AKP Samsi, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam sekaligus mengajak seluruh komunitas rider untuk menjadikan peristiwa ini sebagai bahan renungan dan introspeksi bersama.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa risiko di jalan raya bisa datang kapan saja dan di mana saja, terlebih saat melintasi jalur yang minim penerangan dan jauh dari pemukiman.

Kewaspadaan adalah kunci utama dalam setiap perjalanan,” ungkap AKP Samsi.

Beliau menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas seringkali terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga, serta dapat menimbulkan kerugian besar, baik secara materi maupun kehilangan nyawa.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan, baik dalam kegiatan touring maupun aktivitas sehari-hari.

“Upaya, kehati-hatian, dan doa harus selalu berjalan beriringan.

Namun jika takdir berkata lain, maka itu adalah ketentuan dari Allah SWT yang tidak bisa dihindari.

Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri dan meminimalisir risiko,” tambahnya.


AKP Samsi juga mengimbau kepada seluruh komunitas motor, khususnya rider CBX Kalselteng, agar lebih memperhatikan faktor keselamatan seperti kondisi kendaraan, kelayakan jalur yang akan dilalui, serta pentingnya tidak berkendara sendirian di wilayah rawan.


Diketahui, almarhum Om Parmin Buntok ditemukan hampir dua hari setelah kejadian, yang menambah keprihatinan akan pentingnya sistem komunikasi dan pengawasan antar rider saat melakukan perjalanan jauh.


“Atas nama pribadi dan institusi, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutup AKP Samsi.


Peristiwa ini diharapkan menjadi yang terakhir, serta menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga keselamatan, dan saling peduli satu sama lain dalam setiap perjalanan.


Al-Fatihah untuk almarhum Om Parmin Buntok.

Red