Rapat Bulanan Kecamatan Kalumpang 2026: Sinergi Pemerintah, TNI-Polri, dan Masyarakat Perkuat Kamtibmas dan Pembangunan

Rapat Bulanan Kecamatan Kalumpang 2026: Sinergi Pemerintah, TNI-Polri, dan Masyarakat Perkuat Kamtibmas dan Pembangunan
Hu

Kalimantan Selatan, mediamabespolri.com  Pemerintah Kecamatan Kalumpang menggelar rapat bulanan yang melibatkan unsur Forkopimcam, perangkat desa, hingga perwakilan masyarakat, Selasa (21/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Kalumpang ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas keamanan serta mendorong pembangunan daerah.


Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Camat Kalumpang, Muhammad Wahyudi Noor, S.STP, dan dihadiri oleh Kapolsek Kalumpang AKP Samsi, perwakilan Danramil Simpur Kalumpang Pelda Pandi, para kepala seksi kecamatan, kepala desa, tokoh pendidikan, tokoh agama, hingga Ketua RT dan RW se-Kecamatan Kalumpang.


Dalam sambutannya, Camat Kalumpang menegaskan pentingnya peran strategis Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah. Ia menyebut, RT dan RW bukan hanya perpanjangan tangan kepala desa, tetapi juga berfungsi menampung aspirasi masyarakat serta menjaga stabilitas lingkungan.


“Kami berharap setiap permasalahan yang muncul di masyarakat dapat diselesaikan terlebih dahulu secara internal. Jangan langsung disebarluaskan ke media sosial tanpa kejelasan fakta, karena hal itu justru dapat merugikan kita semua,” tegasnya.


Selain itu, Camat juga menyoroti pentingnya peningkatan pendapatan desa di tengah adanya pengurangan anggaran, serta mendorong dukungan terhadap program strategis nasional seperti koperasi desa.


Sementara itu, Kapolsek Kalumpang AKP Samsi dalam arahannya menekankan pentingnya sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Meski secara umum wilayah Kalumpang terbilang aman, ia mengingatkan adanya potensi gangguan yang memerlukan kewaspadaan bersama.


“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua.

Kami mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan poskamling sebagai langkah preventif menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Kapolsek juga menyinggung dampak fenomena global seperti El Nino dan konflik internasional yang berpotensi mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyakit seperti ISPA.


Dari sektor kesehatan, Kepala Puskesmas Kalumpang melaporkan adanya penurunan angka stunting dari 26 kasus pada tahun 2025 menjadi 22 kasus di tahun 2026. Capaian ini dinilai sebagai hasil kerja sama berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.


Sementara itu, pihak KUA Kecamatan Kalumpang mengingatkan masyarakat terkait pentingnya memenuhi syarat administrasi pernikahan serta kehati-hatian dalam mengundang penceramah agama, dengan memastikan latar belakang dan kredibilitasnya.


Perwakilan Koramil Simpur Kalumpang juga turut menyampaikan dukungan terhadap program koperasi serta membuka informasi terkait pendaftaran calon prajurit TNI AD.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta, sebelum ditutup dengan doa. Rapat berakhir sekitar pukul 11.30 Wita dalam situasi yang aman, tertib, dan lancar.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendorong kemajuan pembangunan di Kecamatan Kalumpang.


(Redaksi)