Proyek Ratusan Miliar Yang Dilakukan Diduga PT. P. A. P (Perdana Abadi Perkasa) Ada Yang Janggal

mediamabespolri.com

 

07 Agustus 2025,’ Proyek propinsi Jalan Rantau Panjang Kec, Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin, Diduga Dengan anggaran ratusan miliar yang beranjut akan di Cor Beton. Anehnya, Dari Diduga PT P.A.P tidak memasang papan nama di lokasi proyek. Konsultan pengawas dan pejabat pembuat komitmen (PPK) seakan tutup mata atas pelanggaran itu

 

Tim Media Yang Sedang melakukan Kontrol Sosial tak sengaja lewati jalan tersebut,dan berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak pengawas yang berada di lokasi terkait tidak adanya papan informasi tersebut.

 

Pak Yanto memberikan keterangan. ”Konfirmasi langsung ke Tim mediamabespolri.com Amrul Hasim,” menuturkan Proyek ini adalah proyek propinsi Sumatera Selatan dan Nama Pemborongnya Adalah Sandi Orang Palembang ia memiliki PT P.A.P tidak terlalu jauh dari lokasi pekerjaan tersebut,sekitar 200 meter,dan masalah papan proyek Besok akan di pasang. Pak Beni Bos saya pak, Ucap yanto selaku pengawas di lapangan..

 

Lanjut tim kita menuju Diduga PT P.A.P yang kurang lebih 200 meter dari lokasi diduga proyek ratusan miliar tersebut,

sampai di lokasi kita langsung konfirmasi sama penjaga sceriti yang sedang duduk di pos sceriti.

“Izin pak kita mau menemui pak Sandi dan Beni, kita mau konfirmasi terkait proyek di jalan rantau panjang,

 

” sceriti pun langsung menjawab Pak Sandi Tidak pernah Datang dan pak Beni lagi di palembang, Kami baru mulai lagi berkerja pak sudah lama tidak beroperasi, “lalu tim kita melontarkan pertanyaan kalau tidak ada siapa di sini yang bisa kami konfirmasi lalu siapa pak Humas saja pak kalau tidak ada pun boleh kita temuin pak sceriti,,. ” lalu jawab pak sceriti Humas juga ada di palembang semua di sini hanya bekerja, Dan Disini hanya Kem Orang bekerja pak.,

 

Setelah mendapatkan jawaban Dari Sceriti, PT P. A. P (PERDANA ABADI PERKASA) merasa penasaran dan ada yang janggal terkait proyek ratusan miliar itu, Tim kita langsung menanyakan kepada warga yang terlihat tumpukan bekas jalan yang di aiengerukanAspal dan tumpukan tanah dari dasar jalan proyek ratusan miliar itu,

dan ia menjawab ini wilayah Desa pal 45, dan kepala desa namanya iwan tutur nya,

 

lanjut kami langsung mencari rumah kepala desa yang bernama iwan tersebut tetapi, malah tidak ada nama kepala desa yang bernama iwan tesebut, zzz

kami merasa kecewa terhadap warga melakukan ataupun sengajah untuk kelabuhi tim kita saat melawan kontrol sosial ini, Dan kami pun merasa warga itu ada main nya juga di dalam proyek Ratusan miliar tesebut, kuat dugaan adalah banyak sekali bekas aspal jalan yang di Kerok oleh alat berat di lokasi proyek propinsi ini,

 

setelah melakukan usaha yang panjang ternyata proyek ratusan miliar tersebut adalah pemerintahan Lurah bukan Desa ,dan masuk wilayah ibu RT 13 bernisial (D) dan ibu RT 13 menjawab tetkait pembangunan tersebut tidak ada laporan dari pihak PT proyek tersebut dan dari pemborong nya, kami tidak mau cari perkarah pak, hanya jalan kami bagus, dan kami tim juga menutur kan pertanyaan terhadap warga yang melakukan pengambilan Aspal dan tanah yang di angkut OT P.A.P buk RT tidak menjawab,

 

Tetelah mendapatkan jawaban dari Buk RT 13 maka kami coba konfirmasi ke bapak / ibu lurah yang sedang menjabat lurah , ternyata bapak lurah yang bernama Bapak (Herman) Tolok Baru, dan tim kita langsung memberikan apakah bapak sebagai lurah di daerah tersebut para pembohong dan proyek propinsi tersebut dari mana dinas mana pak,.

Alat berat itu dan batu amparan itu adalah,adalah bantuan dari perusahaan yang ada di wilayah sini pak, tapi kita tidak tahu kalau bulan ini akan keluar tendernya atau proyek di sana pak. ucap pak lurah.

 

Kami selaku Wartawan/PERS kontrol sosial terhadap proyek ratusan miliar ini, merasa sikap yang ditunjukkan, pihak konsultan pengawas, yang juga berada di lokasi tidak jauh berbeda. memberikan tanggungjawab dan buka mulut . kenapa tidak ada pasang papan nama proyek Begitu juga perwakilan Pelaksanakan dari dinas terkait.

Papan proyek guna menghindari membangunan yang bisa merugikan negara dan secara tidak langsung membuat masyarakat tahu nilai proyek tersebut dan harus terang terangan harus terbuka dengan publik. jangan malah ditutupin,,

 

Kami berharap Kepada Bapak Bupati Musi Banyuasin Ke-12 Bapak M. Toha Tohet , memberikan sangsi terhadap Para Oknum dan Pihak Dari Dinas Dinas yang coba atau pun melakukan suatu atau pun Merugikan Negara . karna masyarakat kecil, hanya masyarakat lah selalu dibuat sengsara bukan orang orang yang mau meraup untuk besar di suatu proyek Rakyat kalian para para koruptor yang mau memakan duit rakyat, Pungkas

 

Sampai Berita ini kami terbitkan tidak ada dari pihak terkait yang memberikan atapun memberikan tanggapan,

 

 

*Redaksi//*

 

*mediamabespolri.com//*

 

*Polri Untuk Masyarakat//*