UNIMEN Dua Tahun Berturut-Turut Raih Bantuan Program Penguatan PTS dari Kemendikti Saintek.

UNIMEN Dua Tahun Berturut-Turut Raih Bantuan Program Penguatan PTS dari Kemendikti Saintek.

Enrekang, mediamabespolri.com//20.08.2025– Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Setelah tahun 2024 lalu berhasil lolos, tahun ini UNIMEN kembali terpilih sebagai penerima Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) RI.

Prestasi ini tertuang dalam Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikti Saintek RI Nomor 0675/B.B3/DT.03.00/2025 tanggal 12 Agustus 2025 tentang penetapan penerima bantuan PP-PTS Reguler TA 2025, yang dipublikasikan ke masyarakat pada Rabu (20/8/2025).

Dari lebih 4.000 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, hanya 370 PTS yang berhasil lolos. Salah satunya adalah UNIMEN, yang kembali meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi kompetitif di Sulawesi Selatan.

Bentuk Bantuan dan Manfaat
Wakil Rektor I UNIMEN, Ismail, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa PP-PTS merupakan program bantuan pemerintah untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran melalui dukungan peralatan.

“Bentuk bantuan ini berupa peralatan teknologi informasi dan desain komunikasi, peralatan laboratorium IPA, serta peralatan laboratorium lainnya. Jika diakumulasi, nilainya mencapai Rp500 juta,” ujar Ismail.

Lebih lanjut, Ismail menyampaikan rasa syukur karena UNIMEN berhasil lolos dua tahun berturut-turut.

“Tahun 2024 lalu, kami mengusulkan Program Studi Agroteknologi serta Perpustakaan dan Sains Informasi. Adapun tahun ini yang kami usulkan adalah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),” tambahnya.

Proses Seleksi yang Ketat
Ismail yang juga Ketua Pelaksana PP-PTS UNIMEN menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini cukup menguras energi.

“Tahapannya panjang, mulai dari evaluasi administrasi, evaluasi substantif, hingga evaluasi kelayakan. Persyaratannya juga cukup kompleks,” jelasnya.

Apresiasi dari Program Studi PGSD
Ketua Program Studi PGSD, Muh. Idham Haliq, S.Pd., M.Pd., mengaku sangat bangga atas pencapaian ini.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah bukti nyata komitmen tim dosen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kapasitas institusi. Bantuan ini akan kami manfaatkan secara optimal untuk pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, serta penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung pembelajaran abad ke-21,” ujarnya.

Idham juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyusun proposal dan pihak-pihak yang memberikan dukungan penuh. “Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan dasar di Indonesia,” pungkasnya.

 

Redaksi mediamabespolri.com

Yudi