*Milad ke-113 Muhammadiyah Enrekang Dipusatkan di Ponpes DAM Cece, Ribuan Kader Hadiri Perayaan*

*Milad ke-113 Muhammadiyah Enrekang Dipusatkan di Ponpes DAM Cece, Ribuan Kader Hadiri Perayaan*

Enrekang, 14.12.2025// mediamabespolri.com — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Enrekang menggelar peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 Tahun yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Cece, Desa Sumillan, Ahad (14/12/2025).

Milad yang berlangsung di Lapangan Ponpes DAM Cece tersebut dihadiri ribuan kader dan simpatisan Muhammadiyah se-Kabupaten Enrekang dengan mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.”

Rangkaian kegiatan Milad diisi dengan refleksi perjalanan Muhammadiyah selama 113 tahun, pertunjukan seni, serta penganugerahan kepada Majelis, Lembaga, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang dinilai berprestasi dan paling aktif.

Ketua PDM Enrekang, Muh. Husain Kamaruddin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Milad Muhammadiyah di Kabupaten Enrekang.

“PDM Enrekang menjadi yang pertama menyelenggarakan Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat daerah di Sulawesi Selatan, apalagi langsung dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel,” ujar Husain.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Milad di DAM Cece ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya digelar pada tahun 2020 saat pembangunan pondok pesantren tersebut masih dalam tahap perintisan.

Melalui momentum Milad ke-113 ini, Husain mengajak seluruh kader untuk terus mengoptimalkan peran Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah.

“Milad ini kita jadikan sebagai sarana muhasabah diri, menghidupkan budaya ngaji dan halaqah ta’lim, serta menjaga keseimbangan antara aktivitas persyarikatan dan amal usaha,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ambo Asse, M.Ag, menegaskan bahwa Muhammadiyah di usia 113 tahun terus menguatkan gerakan mencerdaskan dan mencerahkan umat.

“Pada usia ini, Muhammadiyah juga semakin merambah aspek kesejahteraan sebagai upaya menyeimbangkan kehidupan dunia dan ukhrawi. Selain fokus ibadah, aspek dunia juga harus diperhatikan,” jelasnya.

Ambo Asse turut memberikan penguatan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dengan mengutip Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 104, yang mengajarkan pentingnya menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, termasuk menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan simpatisan Muhammadiyah di Enrekang yang terus menjaga marwah dan nilai-nilai persyarikatan sehingga Muhammadiyah semakin berkembang.

Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah Enrekang ini turut dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Enrekang, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, pimpinan OPD, serta para camat.
Redaksi mediamabespolri.com Yudi