Sopir Ekspedisi Asal Masalle Diduga Hilang di Sungai Saddang, Kapolres Enrekang Tinjau Lokasi.

Sopir Ekspedisi Asal Masalle Diduga Hilang di Sungai Saddang, Kapolres Enrekang Tinjau Lokasi.

ENREKANG, 18.10.2025// mediamabespolri.com — Seorang pria bernama Asri (28), warga Kampung Baibo, Desa Tongkonan Basse, Dusun Tirowali, Kecamatan Masalle, Kabupaten Enrekang, dikabarkan hilang di pinggir Sungai Saddang sejak Jumat sore (17/10/2025).

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, Asri yang berprofesi sebagai sopir mobil ekspedisi rute Makassar–Enrekang, terakhir terlihat di sekitar area pinggir sungai. Pencarian dilakukan pertama kali di lokasi tersebut setelah ditemukan sejumlah barang miliknya, antara lain sandal, ponsel, dan celana pendek yang tertinggal di tepi Sungai Saddang.

Namun hingga Sabtu (18/10/2025), belum ada tanda-tanda keberadaan Asri. Informasi yang beredar masih simpang siur, sebab ada dugaan bahwa hilangnya Asri juga terkait dengan persoalan asmara, di mana disebutkan ia memiliki hubungan dengan dua orang wanita.

Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto bersama sejumlah personel Polres Enrekang telah meninjau langsung lokasi tempat Asri diduga hilang. Saat diwawancarai oleh awak media, AKBP Hari Budiyanto menjelaskan bahwa laporan pertama diterima pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WITA.

“Kerneknya atau pembantu sopir datang melapor bahwa sopirnya, Asri, hilang di sekitar Sungai Saddang. Kami kemudian turun ke lokasi siang ini sekitar jam 11.00 wita untuk memastikan informasi tersebut. Ditemukan barang-barang miliknya, seperti sandal, HP, dan celana pendek yang tertinggal,” ungkap Kapolres.

Beliau juga mengimbau agar keluarga tetap tenang dan menyerahkan proses pencarian kepada pihak berwenang.

“Kami berharap keluarga tetap tenang. Tim masih melakukan pencarian dan semoga segera ada informasi yang pasti mengenai keberadaan Asri,” tambahnya.

Sementara itu, tim gabungan dari BPBD Enrekang, Basarnas, Baznas Enrekang, dan warga setempat turut dikerahkan membantu pencarian di sepanjang aliran Sungai Saddang. Mereka menggunakan perahu karet dan peralatan selam untuk menyisir area sekitar tempat ditemukannya barang milik korban.

Salah satu anggota keluarga korban, Aci, mengaku masih berharap Asri ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami hanya berharap Asri segera ditemukan, apa pun keadaannya. Keluarga terus berdoa dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu pencarian,” ujarnya dengan nada haru.

Hingga berita ini diterbitkan, tim kepolisian, BPBD, Basarnas, Baznas Enrekang, serta warga masih terus melakukan pencarian di sepanjang Sungai Saddang.
Redaksi mediamabespolri.com- Yudi