Satpol PP Banyuwangi Tertibkan Perempuan yang Ada di Sekitar Gubuk Prostitusi Kecamatan Rogojampi

Banyuwangi mediamabespolri.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuwangi mengambil tindakan tegas dengan menertibkan dan membongkar sebuah gubuk di wilayah Kecamatan Rogojampi, Selasa 14 Juli 2026 malam.

Bangunan semi permanen tersebut diduga kuat kerap dialihfungsikan sebagai lokasi praktik prostitusi terselubung yang meresahkan warga sekitar.
Langkah responsif ini diambil petugas sebagai tindak lanjut atas banyaknya laporan dan keluhan dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan aktivitas tersembunyi di bangunan tersebut.

Kepala Satpol PP Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, mengonfirmasi bahwa anggotanya langsung bergerak ke lokasi dan meratakan bangunan yang terbuat dari dinding bambu, kayu, dan atap terpal tersebut.

“Karena meresahkan masyarakat, terpaksa kami bongkar gubuk derita tersebut,” ujar Yoppy saat memberikan keterangan pada Rabu 15 Juli 2026.
Tidak hanya sekadar dibongkar paksa, petugas di lapangan juga membakar sisa-sisa material bangunan semi permanen tersebut.

Langkah ekstrem ini sengaja diambil guna memastikan lokasi tersebut tidak dapat dibangun kembali atau disalahgunakan lagi untuk aktivitas serupa di kemudian hari.

“Karena banyak laporan masyarakat akan adanya aktivitas prostitusi di lokasi itu, maka kami bongkar dan bakar,” tegasnya menambahkan.

Dalam operasi penertiban tersebut, Satpol PP Banyuwangi juga mengamankan empat orang perempuan yang kedapatan berada di sekitar area gubuk.

Keempatnya langsung dibawa oleh petugas untuk menjalani proses pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Sangat disayangkan, dari hasil pemeriksaan petugas, diketahui bahwa satu dari empat perempuan yang diamankan tersebut merupakan penyandang disabilitas tuna rungu.

Pihak Satpol PP memastikan akan menangani para perempuan yang terjaring operasi ini secara terukur dan memberikan pembinaan yang tepat agar mereka tidak kembali terjerumus ke aktivitas yang sama.
“Agar tidak membuat resah masyarakat, kami pastikan seluruh perempuan yang ada di lokasi itu kami tertibkan,” pungkas Yoppy.

(candra)