Satgas TMMD ke-125 dan Polres Enrekang Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMPN 4 Anggeraja.

Satgas TMMD ke-125 dan Polres Enrekang Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMPN 4 Anggeraja.

Enrekang – mediamabespolri.com // Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1419/Enrekang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aktif melaksanakan kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut adalah penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, psikotropika, obat-obatan terlarang, dan zat adiktif lainnya.

Kegiatan ini digelar di SMP Negeri 4 Anggeraja, Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, pada Senin (4/08/2025). Penyuluhan menghadirkan Kasat Res Narkoba Polres Enrekang, Iptu Ridwan Parintak, S.H., sebagai narasumber utama.

Dalam penyampaiannya, Iptu Ridwan memaparkan secara rinci berbagai jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum yang menyertainya. Ia juga mengangkat contoh-contoh kasus nyata agar para pelajar dapat lebih memahami dan menjadikan pelajaran dari peristiwa tersebut.

“Siswa-siswi adalah generasi penerus bangsa. Kami berharap melalui penyuluhan ini, mereka dapat mengenali dan menjauhi narkoba sejak dini, serta menjadi pelopor hidup sehat dan bersih dari narkoba,” ujar Iptu Ridwan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMPN 4 Anggeraja, Dra. Hj. Ina, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada Satgas TMMD ke-125 dan Polres Enrekang atas kegiatan edukatif yang sangat bermanfaat bagi para siswa.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-125, Letkol Inf Augustiar Adinegoro, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kegiatan nonfisik seperti ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membangun ketahanan mental dan sosial masyarakat, khususnya generasi muda.

“TMMD bukan hanya soal pembangunan jalan atau infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran masyarakat, terutama dalam menghadapi ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan,” jelas Letkol Augustiar.

Dengan penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan bahaya narkoba dan mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan sekolah dan masyarakat dari pengaruh negatif narkoba.

 

Redaksi – mediamabespolri.com

(Yudi)