*Polsek Bersama Unsur pemerintah Lore Selatan Dukung Penanaman Jagung Serentak*

*Polsek Bersama Unsur pemerintah Lore Selatan Dukung Penanaman Jagung Serentak*

Lorsel-Sulteng Mediamabespolri.com//
Program ketahanan pangan tanam jagung, termasuk inisiatif “1 Desa 1 Hektar”, digalakkan pemerintah dan Polri untuk swasembada pangan, memanfaatkan lahan tidur, serta memperkuat ekonomi desa.

Program ini melibatkan sinergi aparat (Polri/TNI), Pemda, dan petani dengan penggunaan benih hibrida, terutama guna memenuhi kebutuhan jagung pakan ternak.

Mendukung program ini jajaran Polsek Lore Selatan bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat mengikuti kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan secara live streaming yang di pimpin langsung oleh Presiden RI melalui Kapolri. Dilaksanakan di lahan pertanian warga di Desa Bewa, Kecamatan Lore Selatan (Lorsel) Kabupaten Poso Sulawesi Tengah (7/3/2026)

Program penanaman jagung ini merupakan bagian dari program nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Anton Djeje, S.Pd mewakili Camat Lore Selatan, Kapolsek Iptu I Made Putrayasa, S.H, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Markus Tanak, Kepala Desa Bewa Arifin Tonenu, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Lore Selatan, Kanit Binmas Aipda Yohanes Toparena, Kasium Polsek Lorsel Bripka Ruslan, personel Polsek, serta pemilik lahan dan masyarakat.

Penanaman jagung di lahan seluas kurang lebih 1 hektare dengan jenis benih yang digunakan y JFR 71 dan NK 306 Garuda,dilakukan secara simbolis oleh para pejabat yang hadir bersama masyarakat.

Kapolsek Lore Selatan Iptu I Made Putrayasa mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan masyarakat di wilayah Kecamatan Lore Selatan,”

Menurutnya program penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan melalui Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian. Program tersebut menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 1 juta hektare dengan potensi produksi mencapai 10 juta ton jagung guna mendukung swasembada pangan nasional tahun 2026.

“Harapan kita, semoga produktivitas lahan pertanian khususnya komoditas jagung dapat meningkat, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani khususnya di kecamatan Lore Selatan, pungkasnya.(H-hpp)

Redaksi dan Wartawan InvesNas
Obeth Kapita