Polres Cianjur Bersama Tim SAR dan BPBD Lakukan Pencarian Korban Hanyut di Pacet
www.mediamabespolri.com
Cianjur / Jabar — Aparat kepolisian dari Satsamapta Polres Cianjur bersama tim gabungan dari SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat melakukan upaya pencarian terhadap seorang korban kecelakaan lalu lintas tunggal yang dilaporkan hanyut terbawa arus sungai. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cipendawa RT 004 RW 008, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (29 Maret 2026).
Kegiatan pencarian yang dilakukan sejak pagi hari ini menjadi bentuk nyata sinergitas antarinstansi dalam merespons situasi darurat di wilayah.
Personel gabungan tampak menyisir aliran sungai dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi arus yang cukup deras akibat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula saat korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke aliran sungai. Derasnya arus membuat korban terbawa hanyut, sehingga memerlukan penanganan khusus melalui operasi pencarian terpadu.
Kapolres Cianjur melalui perwakilan di lapangan menyampaikan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat. “Kami berupaya maksimal bersama tim SAR dan BPBD untuk segera menemukan korban.
Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pencarian,” ujarnya.
Dalam proses pencarian, tim dibagi ke beberapa titik strategis yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut, seperti bebatuan besar, tikungan aliran sungai, serta area dengan tumpukan material kayu dan sampah. Selain itu, peralatan pendukung seperti tali, pelampung, serta perlengkapan evakuasi turut digunakan guna menunjang kelancaran operasi.
Warga sekitar juga terlihat turut membantu dengan memberikan informasi serta memantau jalannya proses pencarian.
Kehadiran aparat gabungan di lokasi memberikan rasa aman sekaligus harapan bagi keluarga korban yang terus menanti kabar.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung secara intensif. Tim gabungan berkomitmen untuk melanjutkan upaya hingga korban berhasil ditemukan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, khususnya di wilayah yang memiliki risiko tinggi seperti jalanan dekat aliran sungai. Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga diharapkan terus meningkatkan upaya mitigasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Humas).
Editor,”( Ahmad.S.A.).






