*Polisi Gelar Edukasi Siswa SD/SMP Kageroa Tentang Bahaya Bullying dan Narkoba Saat Kegiatan Pramuka*
*Polisi Gelar Edukasi Siswa SD/SMP Kageroa Tentang Bahaya Bullying dan Narkoba Saat Kegiatan Pramuka*

Lore Barat, Poso Sulawesi-Tengah Mediamabespolri.com II Kepolisian Sektor (Polsek) Lore Selatan hadir di tengah kegiatan kepramukaan untuk memberikan edukasi karakter dan wawasan kamtibmas kepada generasi muda. Pada Kamis (05/11/2026)
Kapolsek Lore Selatan, IPTU I Made Putra Yasa, S.H., memberikan materi khusus tentang bahaya *bullying* (perundungan) dan penyalahgunaan narkotika kepada sekitar 40 siswa-siswi SDN dan SMPN Satap Kageroa. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini merupakan bagian dari rangkaian Perkemahan Pramuka Gugus Depan setempat, dengan dihadiri oleh Kepala Sekolah Yurlin Tebamba, S.P., Bhabinkamtibmas Bripka Hardinan Tosugi, serta para guru pendamping.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek menjelaskan secara rinci definisi bullying sebagai tindakan kekerasan fisik maupun verbal yang dilakukan secara sengaja dan berulang, serta dampaknya yang serius seperti depresi, hilangnya kepercayaan diri, hingga isolasi sosial. Selain itu, ia juga menekankan bahaya laten narkoba yang dapat menghancurkan kesehatan mental, masa depan, dan lingkungan sosial remaja.
Melalui sesi tanya jawab yang interaktif, Kapolsek mengajak seluruh elemen sekolah untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati, serta berani bertindak jika menemukan indikasi perundungan atau ajakan menggunakan narkoba.
Di sela-sela kegiatan pramuka ini Kapolsek Lore Selatan, IPTU I Made Putra Yasa, S.H., mengatakan “Pramuka adalah wadah yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepahlawanan. Hari ini, saya hadir bukan hanya sebagai aparat hukum, tetapi sebagai kakak pembina yang ingin mengingatkan adik-adik semua bahwa menjadi kuat bukan berarti menindas teman yang lebih lemah. Bullying meninggalkan luka batin yang dalam, dan narkoba adalah jalan pintas menuju kehancuran. Saya bangga melihat antusiasme siswa SD dan SMP Kageroa dalam mendengarkan materi ini. Mari kita jadikan sekolah dan lingkungan perkemahan sebagai zona aman, bebas dari perundungan dan narkoba,”ungkapnya
Kapolsek mengajak peran aktif guru dan orang tua dalam pengawasan.
“Kami berharap para guru dan orang tua dapat terus memantau pergaulan anak-anak. Jika ada tanda-tanda anak menjadi pendiam, takut ke sekolah, atau perubahan perilaku drastis, segera komunikasikan dengan pihak sekolah atau Bhabinkamtibmas. Pencegahan adalah kunci utama. Dengan membangun karakter yang tangguh dan empati sejak dini, kita sedang mempersiapkan generasi penerus Lore Selatan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mulia secara akhlak. Terima kasih kepada Kepala Sekolah dan panitia pramuka atas kesempatan yang diberikan,” terangnya.
Kegiatan berjalan dengan aman, baik, dan lancar, serta berakhir dengan foto bersama yang penuh semangat kebersamaan antara polisi, guru, dan siswa.
Pewarta & Editor
Obeth Kapita
