Pangdam XV/Pattimura Tegaskan Tidak Ada Biaya, Tidak Ada sogok, Tidak Ada Jalur Belakang. Kelulusan Ditentukan Kemampuan Sendiri.
Malra Maluku, Mediamabespolri.com – Kabar gembira bagi seluruh pemuda Maluku! Kodam XV/Pattimura membuka pintu pengabdian seluas-luasnya melalui penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2027.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., memastikan seluruh proses seleksi 100% GRATIS. Tidak dipungut biaya sepeser pun, tidak ada sogok-menyogok, tidak ada jalur belakang, dan tidak ada calo.
“Seleksi ini gratis. Yang dibutuhkan hanya kesiapan, latihan, kemampuan dan kemauan yang kuat,” tegas Pangdam dalam Kampanye Kreatif Rekrutmen TNI AD di Langgur, Maluku Tenggara, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan Kampanye Kreatif tersebut turut dihadiri Bupati Maluku Tenggara Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stepanus Layanan, Dandim 1503/Tual Letkol Inf. Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala OPD, serta ratusan pemuda dan pelajar Maluku Tenggara.
Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stepanus Layanan menjadi bukti dukungan penuh legislatif daerah terhadap program rekrutmen TNI AD, sekaligus bentuk sinergi eksekutif, legislatif, dan TNI dalam membuka peluang pengabdian bagi generasi muda daerah.
_KUOTA BESAR UNTUK ANAK MALUKU_
Kodam XV/Pattimura dipercaya merekrut 25.538 calon prajurit, terdiri dari Bintara 6.438 orang dan Tamtama 19.100 orang.
Khusus wilayah Kodim 1503/Tual yang meliputi Maluku Tenggara, disiapkan 6.185 kursi, dengan rincian 1.730 orang untuk Calon Bintara (CABA) PK dan 4.455 orang untuk Calon Tamtama (CATA) PK.
“Saya tunggu di Ambon untuk melaksanakan tes. Kalau ada 1.000 yang daftar, insyaallah 1.000 lulus,” ujar Pangdam.
Pangdam menegaskan, kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta sendiri. Jika memenuhi persyaratan kesehatan, jasmani, psikologi, dan akademik, pasti akan diluluskan.
_CALO ADALAH BENALU, DIBASMI TANPA AMPUN_
Kodam XV/Pattimura memberikan peringatan keras terhadap praktik percaloan yang meresahkan masyarakat.
Pangdam menegaskan, praktik calo atau mafia _werving_ adalah perbuatan ilegal dan tindak pidana. Siapa pun yang terbukti meminta, menerima, atau menjadi perantara akan diproses sesuai hukum, dengan sanksi berat hingga Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) / pemecatan.
Hal itu dibuktikan dengan diburunya Serma S.U. yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena diduga terlibat penipuan rekrutmen TNI AD di Maluku Utara dengan kerugian Rp112.029.000.
“Apabila terbukti, akan dilakukan pemecatan,” tegas Pangdam.
Dandim 1503/Tual Letkol Inf. Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
“Jangan pernah percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Masuk menjadi prajurit TNI AD tidak dipungut biaya atau gratis. Tidak ada sogok-menyogok maupun jalur belakang,” tegas Dandim.
Masyarakat yang menemukan indikasi penipuan atau percaloan diminta segera melapor ke Kodim atau Koramil terdekat agar segera ditindaklanjuti.
_CARA DAFTAR MUDAH, BABINSA SIAP BANTU_
Pendaftaran dapat dilakukan melalui dua cara:
_1. Online Mandiri:_ Melalui laman resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id
_2. Pendampingan Babinsa:_ Datang ke Koramil / Kodim terdekat, cukup bawa KTP, Babinsa akan bantu pendaftaran hingga validasi.
_Jadwal Penerimaan:_
– _Calon Bintara (CABA) PK:_ 1 Oktober 2026 – 13 Januari 2027
– _Calon Tamtama (CATA) PK:_ 1 Oktober 2026 – 10 Februari 2027
Seleksi dilaksanakan secara bertahap, didampingi panitia pusat selama kurang lebih 4 bulan. Ada relaksasi usia, kemampuan, dan kesehatan.
Syarat utama usia 18 sampai 26 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta memenuhi persyaratan administrasi.
Bupati Maluku Tenggara Drs. Hi. M. Thaher Hanubun bahkan menginstruksikan jajarannya untuk jemput bola hingga ke ohoi-ohoi.
“Turun ke ohoi-ohoi, cari dari pintu ke pintu. Jangan tunggu anak datang. Kita yang jemput bola,” tegas Thaher.
Gelombang kedua pemberangkatan peserta dari Maluku Tenggara dijadwalkan berangkat 6 November 2026 menggunakan KM Labobar menuju Ambon untuk mengikuti tes.
_AJAKAN UNTUK PEMUDA MALUKU_
Kodam XV/Pattimura mengajak seluruh pemuda Maluku, dari Wetar, Kisar, Leti, Moa, Lakor, Damer, Babar, Tanimbar, Kepulauan Aru, Seram, Buru, hingga pulau-pulau terluar, untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini.
“Persiapkan diri dari sekarang. Jaga kesehatan, latih fisik, bangun disiplin, jauhi narkoba, dan lengkapi seluruh persyaratan administrasi. Jangan takut bersaing dan jangan merasa kecil hanya karena katong berasal dari pulau-pulau yang jauh,” pesan Pangdam.
_INGAT! MASUK TNI ITU GRATIS! JANGAN PERCAYA CALO!_
( AAS / MMP-MLK )
