Perangkat Desa Cikande Tunjukkan Kepedulian, Takziah ke Rumah Duka Warga di Kampung Dukuh
www.mediamabespolri.com
Kabupaten Tangerang – Suasana duka menyelimuti Kampung Dukuh RT 17 RW 03, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, atas wafatnya almarhumah Ibu Umi, kerabat dari keluarga besar almarhum Bapak Mardi bin Hawa. Di tengah kesedihan yang mendalam, kehadiran perangkat Desa Cikande menjadi bentuk nyata kepedulian dan solidaritas terhadap warganya.
Pelaksana Harian (PLH) Kepala Desa Cikande, Bahruddin, S.H., bersama Ustadz Andi, S.Pd., Iik, S.E., serta seluruh jajaran perangkat desa, turut hadir melaksanakan takziah ke rumah duka pada Selasa (28/4/2026).
Kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga besar almarhum, yang merasa terharu atas perhatian dan empati yang diberikan.
Perwakilan keluarga besar almarhum,Ahmad S.A. yang juga menjabat sebagai Kaperwil Banten dari Media JejakKasus45, Kaperwil Media Mabes Polri, serta pimpinan redaksi dari Media Cendrawasih, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan dukungan moral dari perangkat desa.
“Kami keluarga besar almarhum Bapak Mardi bin Hawa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh perangkat Desa Cikande. Kehadiran Bapak/Ibu semua menjadi penguat bagi kami di tengah duka yang kami rasakan,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran aparatur desa bukan hanya sebagai bentuk formalitas, melainkan wujud nyata dari kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat. Hal ini dinilai sebagai cerminan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, doa bersama juga dipanjatkan untuk almarhumah Ibu Umi agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
“Kami mendoakan semoga seluruh perangkat Desa Cikande selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah negara. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan dibalas oleh Allah SWT,” lanjutnya.
Kehadiran perangkat desa dalam setiap momen penting warga, termasuk saat berduka, menjadi bukti bahwa pemerintah desa tidak hanya hadir dalam urusan administratif, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan. Hal ini sekaligus memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa nilai kepedulian sosial dan empati masih menjadi fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di wilayah Desa Cikande.
Dengan penuh harap dan doa, keluarga besar almarhum menutup ungkapan terima kasihnya dengan harapan agar kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjaga di masa mendatang.
“Amin ya Allah, ya Rabbal ‘alamin.”
Narasumber : keluarga besar bapa Mardi bin hawa.
Red,”( Ahmad.S.A.MMP ).






