Komplotan Maling Motor Beraksi di Siang Bolong, Lingkungan SDN 1 Jayanti Jadi Sasaran

 

www.mediamabespolri.com

 

Tangerang – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga. Kali ini, komplotan pelaku nekat beraksi di siang hari di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Jayanti, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis, 9 April 2026.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB, saat aktivitas di lingkungan sekolah masih berlangsung. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, aksi pelaku terekam jelas dan menunjukkan bahwa pencurian dilakukan oleh empat orang yang datang menggunakan dua sepeda motor.

 

Dalam rekaman CCTV, para pelaku terlihat datang dengan gerak-gerik mencurigakan. Mereka dengan cepat menyasar kendaraan yang terparkir di area sekitar sekolah.

 

Diduga, para pelaku telah mengamati situasi sebelumnya sehingga dapat menjalankan aksinya dengan cepat dan terorganisir.

 

Salah satu saksi di lokasi menyebutkan bahwa situasi saat itu relatif ramai, namun pelaku memanfaatkan kelengahan warga dan petugas sekolah. “Kejadiannya siang hari, orang-orang lagi pada aktivitas.

Nggak nyangka mereka berani beraksi di jam segitu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Aksi para pelaku berlangsung singkat.

 

Dalam hitungan menit, satu unit sepeda motor berhasil dibawa kabur.

 

Setelah berhasil menjalankan aksinya, komplotan tersebut langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.

 

Pihak sekolah mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum segera mengungkap kasus ini dan meningkatkan patroli keamanan, khususnya di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa dan masyarakat.

 

Sementara itu, warga sekitar mengaku resah atas maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang semakin berani dan terang-terangan.

 

Mereka meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

 

Petugas dikabarkan tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV yang menjadi petunjuk penting dalam mengidentifikasi para pelaku.

 

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan, meskipun berada di lokasi yang dianggap aman seperti lingkungan sekolah. Polisi juga mengimbau warga untuk menggunakan kunci pengaman tambahan guna meminimalisir risiko pencurian.

 

Kasus ini kini dalam penanganan aparat, dan publik menantikan langkah cepat serta tegas dari pihak berwenang untuk mengungkap jaringan pelaku curanmor yang kian meresahkan.

 

Editor,”( Ahmad.S.A. MMP ).