Kades Mantang Klarifikasi Dugaan Perselingkuhan, Laskar Sasak Ingatkan Nilai Moral “Saling Tunah, Saling Kangen, Saling Peririk”

Lombok Tengah, NTB 

MEDIAMABESPOLRI.COM – Organisasi masyarakat (Ormas) Laskar Sasak kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai-nilai moral dan sosial di tengah masyarakat, dengan mengusung jargon “Saling Tunah, Saling Kangen, Saling Peririk” sebagai bentuk pengingat terhadap pentingnya etika dan kehormatan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan antara salah satu Ketua Laskar Sasak, L.Zull , didampingi anggota H. Suryanto, dengan Kepala Desa Batukliang, yang belakangan dikabarkan tengah diterpa isu dugaan perselingkuhan dengan salah satu istri dari anggota dewan.

Pertemuan berlangsung di Kantor Desa Mantang Batu Keliang , Lombok Tengah, di mana pihak Laskar Sasak secara langsung meminta klarifikasi kepada kepala desa terkait isu yang beredar di masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Laskar Sasak L.Zul menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan pihaknya murni sebagai bentuk keprihatinan sosial.

“Kami hanya ingin meluruskan dan mengingatkan, karena tidak mungkin ada asap tanpa api. Kami ingin mendengar langsung penjelasan dari pihak yang bersangkutan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar H. Anto.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Mantang Batukliang membantah adanya hubungan terlarang sebagaimana yang menyebar di medsos, meskipun sempat menyampaikan secara singkat, “Tidak terlalu lama,” Sih Ujarnya saat dimintai keterangan lebih lanjut terkait isu tersebut.

Ketua Laskar Sasak kemudian menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghakimi siapapun, melainkan ingin menjaga marwah sosial dan budaya masyarakat Sasak agar tidak tergerus oleh isu-isu negatif.

“Kami membawa semangat saling mengingatkan. Jargon kami, Saling Tunah, Saling Kangen, Saling Peririk, bukan sekadar kata-kata, tetapi bentuk kepedulian sosial agar masyarakat tetap menjaga kehormatan, etika, dan nilai-nilai luhur budaya Sasak,” tegasnya.

Pihak Laskar Sasak juga menyampaikan akan terus melakukan pendekatan secara persuasif kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur desa, agar tetap menjaga kepercayaan publik dan keharmonisan sosial.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Pemerintah Desa Mantang Batukliang mengenai isu tersebut. (Bersambung)

 

wrt : Mahsun