Jumat Keliling Program 100 Hari Kapolri, Wakapolda Maluku Ajak Orang Tua dan Tokoh Agama Selamatkan Generasi Muda
Ambon Maluku, Mediamabespolri.com – Mewujudkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat tidak cukup hanya melalui pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kehadiran langsung, komunikasi, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan Polda Maluku melalui program Sholat Jumat Keliling dan silaturahmi yang menjadi salah satu kegiatan wajib dalam 100 Hari Program Kerja Kapolri, sekaligus mengimplementasikan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.Si., melaksanakan Sholat Jumat Keliling sekaligus bersilaturahmi dengan imam dan jamaah Masjid Baiturrahman, Batu Merah, Ambon, Jumat (30/10/2026), sekitar pukul 12.40 WIT.
Kegiatan ini menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat, sekaligus menyerap perhatian terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya fenomena kenakalan remaja.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Maluku didampingi Karo Ops Polda Maluku, Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Maluku, serta personel Dit Samapta dan Dit Pamobvit. Kehadiran jajaran Polda Maluku disambut imam masjid dan jamaah Masjid Baiturrahman.
Usai pelaksanaan Sholat Jumat, Wakapolda menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dengan mengajak masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.
Dalam arahannya, Wakapolda menyoroti fenomena kenakalan remaja yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari perkelahian antarkelompok atau tawuran, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, hingga berbagai perilaku menyimpang yang dapat meresahkan masyarakat.
Menurutnya, persoalan generasi muda tidak dapat diserahkan hanya kepada aparat keamanan. Dibutuhkan keterlibatan keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun lingkungan sosial yang sehat serta memberikan pembinaan kepada anak-anak sejak dini.
Wakapolda mengingatkan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan perilaku anak. Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aktivitas, pergaulan, serta perkembangan kehidupan sosial anak-anak mereka.
Ia juga mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam membimbing generasi muda melalui pendekatan keagamaan, keteladanan, dan pembinaan sosial.
Pesan tersebut menegaskan bahwa upaya menjaga Kamtibmas harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, kemudian diperkuat melalui kebersamaan masyarakat dan aparat keamanan.
Jumat Keliling Sarana Strategis Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman menegaskan bahwa program Jumat Keliling merupakan salah satu sarana strategis untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, melalui kegiatan silaturahmi di masjid, Polri ingin membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, serta mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
Wakapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan ketertiban sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis.
Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang mengedepankan kedekatan, kepedulian, dan kemitraan bersama masyarakat.
Polda Maluku: Implementasi 100 Hari Program Kapolri
Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan, kegiatan Jumat Keliling merupakan salah satu bentuk implementasi 100 Hari Program Kerja Kapolri yang mendorong seluruh jajaran kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan, silaturahmi, dan komunikasi langsung.
Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membangun kepercayaan publik serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.
“Jumat Keliling merupakan salah satu wujud nyata semangat Polisi Bersama Masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri hadir langsung di tengah masyarakat, membangun silaturahmi, mendengarkan berbagai persoalan, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing,” ujar Rositah.
Ia menegaskan, perhatian terhadap persoalan kenakalan remaja menjadi salah satu pesan penting dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pencegahan tawuran, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan berbagai perilaku negatif lainnya membutuhkan kerja sama yang kuat antara kepolisian, keluarga, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh komponen masyarakat.
“Menjaga generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya, sementara tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan terus memberikan bimbingan serta keteladanan. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah berbagai persoalan sosial,” tambahnya.
Rositah juga mengajak masyarakat menjadikan masjid, keluarga, dan lingkungan sosial sebagai ruang untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Ia berharap, melalui kegiatan Jumat Keliling yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Polda Maluku, hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.
“Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus hadir dalam tindakan nyata. Polri ingin menjadi bagian dari masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, dan bekerja bersama masyarakat untuk mewujudkan Maluku yang aman, damai, dan kondusif,” tutupnya.
Melalui kegiatan Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman Batu Merah, Polda Maluku terus memperkuat pendekatan humanis dan preventif dalam pemeliharaan Kamtibmas. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kepedulian bersama dalam menjaga generasi muda dan menciptakan lingkungan yang harmonis.
Kegiatan berakhir pada pukul 13.30 WIT. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
(Bid Humas Polda Maluku / A AS / MMP-MLK)





