Harga Beras di Sulsel Masih Tinggi Meski Produksi Melimpah, Enrekang Tertinggi Rp17.000/Kg.
Harga Beras di Sulsel Masih Tinggi Meski Produksi Melimpah, Enrekang Tertinggi Rp17.000/Kg.

Makassar– mediamabespolri.com // Harga beras di Sulawesi Selatan masih menunjukkan tren tinggi dalam sepekan terakhir, meskipun data menunjukkan produksi padi di provinsi ini cukup melimpah hingga pertengahan tahun.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulsel, Abdul Gafar, mengungkapkan bahwa luas panen hingga Juli 2025 telah mencapai 523.957 hektare. Dari luasan tersebut, total produksi gabah kering giling mencapai 2.725.031 ton.
“Luas panen sampai Juli 2025 sudah mencapai 523.957 hektare,” kata Abdul Gafar, Senin (28/7/2025) sore.
Namun ironisnya, melimpahnya produksi tersebut tidak serta-merta menurunkan harga beras di pasaran. Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Sulsel justru melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Di Kabupaten Luwu, harga beras dilaporkan mencapai Rp16.000 per kilogram. Sementara di Kabupaten Enrekang, harga bahkan lebih tinggi, yakni menembus angka Rp17.000 per kilogram.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat tingginya harga beras dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera melakukan langkah konkret untuk menstabilkan harga beras di pasaran.
Redaksi – mediamabespolri.com
(Yudi)






