*Dinas Binamarga Sulteng Benahi Pemarasan Jalan Di Ruas Tonusu-Toinasa*

*Dinas Binamarga Sulteng Benahi Pemarasan Jalan Di Ruas Tonusu-Toinasa*

Dariens Meringgi ST: 5 ruas Jalan Propinsi Sulawesi Tengah di wilayah Poso, masuk pemeliharaan rutin tahap pertama tahun 2026.

Tentena,Poso Sulawesi Tengah Mediamabespolri.com// Pantauan media ini pembenahan pembersihan tepi jalan asal-asalan telah di laksanakan kembali sejak kemarin dan hari ini di kecamatan Pamona Puselemba dan kecamatan Pamona Barat kabupaten Poso Sulawesi Tengah (4-5/05-2026). Sesuai perintah kepala dinas Binamarga dan Penataan Ruang Sulawesi Tengah Ir Faidul Keteng
yang di lansir Mediamabespolri.com (01/05/2026)

Pegawai Pemantau jalan dinas Binamarga Sulteng wilayah Poso Dariens K. Meringgi, ST dalam keterangannya “kami telah membenahi kembali pemarasan tepi jalan terutama titik rawan seperti tikungan dan area wisata di ruas jalan Tonusu-Toinasa sesuai perintah pak kadis”

Menyinggung ruas jalan yang masuk pemeliharaan rutin tahun ini Dariens Meringgi ST mengatakan untuk pembersihan jalan ruas Tentena-Tonusu telah selesai, selanjutnya ruas Tonusu-Meko juga telah selesai adapun ada ruas yang tidak di bersihkan mulai koburo (Toinasa) sampai Salukaia tidak masuk pemeliharaan rutin tahun ini karena proyek rehabilitasi akan mulai tahun ini.

Lebih lanjut kata Dariens Meringgi ST untuk ruas jalan Meko-Pendolo hari ini sudah mulai pembersihan jalan dari desa Meko mudah mudahan minggu depan ruas pembersihan sepanjang 28 km (tidak masuk area pemukiman) akan selesai.

Untuk ruas jalan Tonusu-Gintu telah di laksanakan pembersihan hingga sungai Malei. Minggu depan akan di lanjutkan hingga desa Gintu. Dan selanjutnya ruas Gintu-Tuare

Menurutnya untuk anggaran tahun ini “5 ruas jalan propinsi di wilayah Poso, masuk pemeliharaan rutin tahap pertama yaitu Tentena-Tonusu, Tonusu-Meko, Meko-Pendolo. Tonusu-Gintu dan Gintu-Tuare.

Adapun pihak yang melaksanakan pembersihan adalah warga lokal yang telah berpengalaman menangani pemarasan jalan, selama ini tutupnya.

Redaksi Biro Investigasi Nasional
Obeth Kapita