Dialog Pemuda dan Organisasi Lombok Tengah: Ajak Generasi Muda Berembuk, Beraksi, dan Bertakwa
Dialog Pemuda dan Organisasi Lombok Tengah: Ajak Generasi Muda Berembuk, Beraksi, dan Bertakwa

Lombok Tengah NTB ll mediamabespolri.com//(25/4/2026) Sebuah dialog interaktif bertema “Berembuk, Beraksi, Berdampak dan Belajar, Berjuang, Bertakwa” digelar untuk menyatukan visi dan misi pemuda dalam pembangunan Kabupaten Lombok Tengah. Acara ini menjadi wadah strategis bagi pelajar, mahasiswa, dan berbagai elemen organisasi kepemudaan untuk menyuarakan gagasan serta langkah nyata kemajuan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Mavi Adiek Garlosa selaku pemateri menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya forum diskusi ini. Menurutnya, wadah seperti ini sangat penting dan dibutuhkan oleh anak muda agar dapat saling bertukar pikiran secara konstruktif.
“Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya dialog ini. Menurut saya, gerakan seperti ini sangat baik sebagai wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk berkumpul dan berdiskusi,” ujar Mavi.
Lebih jauh, Mavi menekankan bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan untuk membangun Kabupaten Lombok Tengah. Ia menegaskan pentingnya memiliki pola pikir yang jelas serta menjalin kolaborasi yang erat antar sesama organisasi kepemudaan dan juga pemerintah daerah.
“Banyak hal yang harus kita lakukan terkait pembangunan daerah ini. Kita harus punya prinsip dan pola pikir yang jelas, serta pentingnya kolaborasi bersama sesama organisasi kepemudaan dan pemerintah itu sendiri. Kita harus menentukan gerakan strategis apa yang akan kita lakukan hari ini dan ke depannya,” tegasnya.
Mavi juga mengajak seluruh pemuda untuk tidak hanya diam, tetapi turun langsung memberikan solusi. “Hari ini teman-teman perlu bergerak dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Itu artinya, kita sebagai anak muda harus terlibat aktif dan hadir sebagai solusi,” tambahnya.
Sementara itu, Lalu Teguh Firdaus selaku Ketua Umum Gerakan Anak Muda 459, menyoroti dinamika pergerakan pemuda di lapangan. Menurutnya, secara substansi, kinerja dan semangat organisasi sudah sangat baik, namun masih terdapat kendala dalam hal dukungan kelembagaan.
“Sejauh ini, gerakan kita di lapangan tidak ada yang kurang. Melainkan, yang dirasakan masih kurang adalah adanya perhatian dan ‘rangkulan’ yang nyata dari pihak terkait, khususnya Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik),” ungkap Teguh kepada awak media.
Ia berharap, perhatian tersebut tidak hanya sekadar wacana atau kata-kata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata. “Pimpinan dan organisasi ini ingin dirangkul, bukan hanya sekadar kata, melainkan secara nyata. Para pemuda harus selalu dibina dengan cara dirangkul dan didukung dalam melaksanakan setiap program kerjanya,” pungkasnya.
Acara ini diakhiri dengan harapan agar sinergi antara pemuda, organisasi, dan pemerintah semakin kuat demi terwujudnya Lombok Tengah yang maju, berdaya saing, dan berakhlak mulia tutup nya
Red, sabdanom
Sumber berita,Ihsan lombok.tengah






