*Bhabinkamtibmas Desa Toyado Hadiri Mediasi Sengketa Batas Kebun, Diselesaikan Secara Kekeluargaan*.

*Bhabinkamtibmas Desa Toyado Hadiri Mediasi Sengketa Batas Kebun, Diselesaikan Secara Kekeluargaan*.

Lage,Poso Sulawesi Tengah Mediamabespolri.com// Permasalahan sengketa batas kebun antara warga Desa Toyado, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, berhasil diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi, yang di hadiri Bhabinkamtibmas desa Toyado Bribka Solikhin di Dusun II Lee, Desa Toyado.(10/06/2026)

Mediasi tersebut mempertemukan kedua pihak yang bersengketa, yakni Rupiono dan Yib Kaimbu. Kegiatan berlangsung dengan menghadirkan Kepala Desa Toyado Idul Bunando, Kepala Dusun II Lee Roland Tangkunan, Bhabinkamtibmas Desa Toyado Bripka Solikhin, kedua belah pihak yang bersengketa, serta para saksi terkait.

Dalam proses mediasi, seluruh pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangan dan pandangannya masing-masing terkait batas lahan perkebunan yang menjadi objek sengketa. Setelah melalui musyawarah dan pembahasan bersama, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai dan kekeluargaan.

Adapun hasil mediasi yang disepakati bersama yaitu pemasangan patok batas kebun akan dilakukan oleh Pemerintah Desa Toyado berdasarkan data sertifikat yang dimiliki dan telah disetujui oleh kedua belah pihak. Proses pemasangan patok nantinya juga akan disaksikan oleh para saksi guna menghindari munculnya permasalahan serupa di kemudian hari.

Kapolsek Lage IPTU R. Situmorang, S.H., mengapresiasi sikap kooperatif kedua belah pihak yang mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan.

“Kami mengapresiasi kedua pihak yang telah memilih jalan damai dan mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan. Mediasi merupakan langkah yang baik untuk menjaga hubungan sosial dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di tengah masyarakat,” ujar IPTU R. Situmorang, S.H.

Ia juga berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat dipatuhi bersama sehingga tidak menimbulkan konflik lanjutan di kemudian hari.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Toyado tetap terjaga dengan baik, serta hubungan antarwarga diharapkan semakin harmonis. (H-hpp)

Redaksi Biro Investigasi Nasional
Obeth Kapita