Gudang BBM Ilegal Beroperasi Siang-Malam di Indralaya Utara, Mobil Tangki PT Rezeki Tertangkap Basah, Diduga Dikuasai Kelompok ‘Mafia’BBM

Mediamabespolri.com

OGAN ILIR – Potensi penyimpangan dan perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal terungkap di permukaan. Sebuah gudang berkapasitas cukup besar diduga beroperasi secara liar dan melawan hukum teridentifikasi berdiri di Jalan Lednan Muchter Soleh, Kelurahan Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.


Berdasarkan penelusuran dan pemantauan ketat tim media, lokasi ini aktif beraktivitas 24 jam non-stop. Saat tim melintas di lokasi, terdengar jelas suara dengungan mesin pompa yang beroperasi dari dalam bangunan. Melalui celah dinding pagar, tim berhasil melihat dan mengamati keberadaan sebuah mobil tangki berwarna putih-biru yang berlogo diduga PT REZEKI. Kendaraan tersebut berada tepat di area dalam gudang, diduga sedang melakukan proses bongkar muat atau pengisian bahan bakar.

Kegiatan yang mencurigakan ini sempat terhenti saat oknum yang diduga sebagai anak buah atau pengawal lokasi segera mendatangi tim media dengan sikap mengintimidasi. Saat ditanya siapa penanggung jawab atau pemilik usaha tersebut, mereka dengan tegas menyebut seorang “Mafia BBM.

Keberadaan gudang ini menjadi ancaman serius bagi ketertiban umum, keselamatan lingkungan, dan merugikan keuangan negara. Tim media hadir melakukan kontrol sosial, demi menerangi fakta agar apa yang tadinya tidak diketahui masyarakat menjadi terang benderang, dan apa yang tersembunyi kini terekspos nyata.

Mewakili kepentingan masyarakat luas, kami menuntut dan meminta kepada jajaran (Polres Ogan Ilir) agar segera bergerak cepat, turun tangan, dan melakukan penindakan tegas serta tindak lanjut nyata atas laporan dan bukti yang kami sampaikan ini.

Kami memberikan peringatan keras: Apabila tidak ada langkah penindakan, pengusutan, maupun penangkapan terhadap jaringan mafia BBM ini dalam waktu dekat, kami tidak akan diam saja. Kami berkomitmen akan terus membawa laporan ini ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari Polda Sumatera Selatan hingga Mabes Polri, demi memastikan hukum benar-benar ditegakkan dan praktik ilegal ini diberantas sampai ke akar-akarnya. Jangan biarkan lokasi ini menjadi sarang kejahatan yang dilindungi!Tim Redaksi, Polri Untuk Masyarakat.