Wisata Curug Goong Berduka, Seorang Pria Asal Serang Tewas Tenggelam
www.mediamabespolri.com
Pandeglang, Banten — Kabar duka menyelimuti kawasan wisata alam Curug Goong, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu sore (25/3/2026). Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat berada di area air terjun tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Pandeglang melalui laporan Pusdalops, peristiwa nahas itu terjadi kurang lebih sekitar pukul 16 : 05 WIB. Korban diketahui berinisial F (34), warga Kecamatan Pamayaran, Kabupaten Serang.
Diduga, korban terpeleset saat berada di sekitar aliran air terjun yang licin. Kondisi medan yang basah dan bebatuan yang curam disinyalir menjadi faktor utama yang menyebabkan korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh dan terseret arus, lalu tenggelam.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian pengunjung lain yang berada di lokasi. Beberapa saksi mata berusaha memberikan pertolongan awal, namun derasnya arus air membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil maksimal.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur relawan, aparat setempat, serta petugas dari BPBD segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir aliran sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih satu jam lebih, korban akhirnya berhasil ditemukan kurang lebih pada pukul 17.20 WIB.
Namun nahas, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan.
Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Pandeglang mengimbau kepada masyarakat dan para wisatawan agar selalu berhati-hati saat berkunjung ke destinasi wisata alam, khususnya air terjun yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi.
“Kami mengingatkan kepada pengunjung untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan, tidak bermain terlalu dekat dengan arus deras, serta menggunakan alas kaki yang aman agar tidak mudah terpeleset,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keindahan alam juga menyimpan potensi bahaya yang harus diwaspadai. Diperlukan kesadaran bersama, baik dari pengelola wisata maupun pengunjung, untuk selalu mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di lokasi wisata alam.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif.
Namun duka mendalam masih dirasakan oleh keluarga korban serta masyarakat sekitar atas insiden tragis tersebut.
Editor,” Ahmad.S.A. Kaperwil MMP Banten.





