Ketapang Desa Paya Bahung Diduga Terbengkalai, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Padang Lawas,MediaMabesPolri.com-Program ketahanan pangan (Ketapang) di Desa Paya Bahung, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, diduga terbengkalai dan menuai sorotan dari masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Selasa (24/03/2026), seorang perangkat desa (kaur) yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa terdapat dua kegiatan Ketapang di Desa tersebut yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pertama, program peternakan itik yang telah direalisasikan oleh pemerintah desa. Namun, menurut sumber, pembangunan kandang ternak dinilai tidak sesuai standar, di mana atapnya hanya menggunakan bahan lalang. Ia menyebutkan bahwa di wilayah Kecamatan Barumun Tengah, Desa Paya Bahung menjadi satu-satunya yang menggunakan bahan tersebut untuk kandang ternak itik.

Kedua, program penanaman jagung seluas satu hektare hingga kini belum juga direalisasikan. Padahal, anggaran untuk program Ketapang di seluruh Desa di Kabupaten Padang Lawas disebut-sebut telah disalurkan.

“Kami tidak mengetahui ke mana anggaran Ketapang untuk tanaman jagung itu digunakan,” ujar sumber tersebut. Ia menambahkan, masyarakat merasa kecewa dan menduga adanya penyimpangan anggaran yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Masyarakat bersama perangkat Desa berharap agar instansi terkait seperti inspektorat daerah, kejaksaan, serta aparat penegak hukum di Kabupaten Padang Lawas segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Paya Bahung beserta pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan program Ketapang.

“Jika dugaan ini benar, kami meminta agar Kepala Desa dan pengurus terkait dicopot dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Paya Bahung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Reporter: Wahyu P Siregar
Kabiro Palas