1.300 Personel Gabungan Amankan Laga Arema FC vs Persis Solo di Kanjuruhan
MALANG mediamabespolri.com – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, mengerahkan lebih dari 1.300 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan Arema FC melawan Persis Solo pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Laga tersebut digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026).
Pengamanan melibatkan unsur Polda Jawa Timur, Polres Malang, TNI, Satbrimob Polda Jatim, Denpom, Pemerintah Kabupaten Malang, hingga personel dari satuan bantuan wilayah sekitar.
Apel pengamanan dipimpin langsung Wakapolres Malang, Kompol Bayu Marfiando, sebelum seluruh personel menempati ploting masing-masing di area stadion dan sekitarnya. Dalam arahannya saat apel, Kompol Bayu Marfiando menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan.
“Seluruh personel harus memahami tugas di masing-masing zona dan bertindak secara humanis namun tetap tegas demi menjaga keamanan pertandingan,” ujar Bayu.
Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan pola pengamanan dilakukan secara berlapis guna memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif.
“Total lebih dari 1.300 personel gabungan kami siagakan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Pengamanan dilakukan secara terintegrasi dengan pembagian zona dan patroli mobile,” ujar Bambang, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, pengamanan dibagi dalam empat zona atau ring, mulai dari area dalam stadion hingga akses jalan menuju lokasi pertandingan. Selain itu, tim patroli juga disiagakan untuk menyisir titik-titik rawan.
“Petugas juga melaksanakan patroli mobiling di zona 3 dan zona 4 dengan sasaran potensi gangguan seperti copet, kembang api, minuman keras, senjata tajam, hingga barang berbahaya lainnya,” jelasnya.
Tak hanya itu, polisi juga melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap suporter yang tidak memiliki tiket guna mencegah penumpukan massa di sekitar stadion.
Dengan pengamanan ketat tersebut, diharapkan pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas.
“Penonton yang tidak memiliki tiket tidak diperkenankan masuk ke area stadion. Ini bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” tegas Bambang.
(candra)






