Warna Air Sungai Klaten Rasmi Hitam Pekat, Diduga Tercemar

Kab Bekasi,  Provinsi Jawa barat||https//www Mediamabespolri-.com- Kondisi air sungai kalenan rasmi yang berada di wilayah Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, terpantau memprihatinkan. Aliran air sungai tersebut tampak berwarna hitam pekat dan mengeluarkan aroma tidak sedap pada Selasa sore (6/1/2026).

Berdasarkan pantauan tim di lokasi pukul 16.05 WIB, air sungai kalenan rasmi yang mengalir di sepanjang jalan desa arah kampung Glonggong tersebut tidak lagi jernih. Kontras dengan hijaunya rumput di bantaran, warna air yang gelap mengindikasikan adanya kontaminasi zat asing yang masuk ke badan sungai.

Analisis Pakar Lingkungan

Merespons temuan tersebut, pakar ahli lingkungan hidup menjelaskan bahwa perubahan warna air menjadi hitam pekat merupakan indikator kuat terjadinya pencemaran lingkungan.

Menurut analisis ahli, ada beberapa kemungkinan penyebab kondisi tersebut:

• Limbah Domestik atau Industri: Akumulasi limbah organik maupun kimia yang melebihi kapasitas self-purification (kemurnian alami) sungai.

• Kadar BOD dan COD Tinggi: Warna hitam biasanya menandakan rendahnya kadar oksigen terlarut ($DO$) akibat tingginya angka Biological Oxygen Demand ($BOD$) dan Chemical Oxygen Demand ($COD$).Dampak Ekosistem: Jika dibiarkan, kondisi ini akan merusak ekosistem air, membunuh biota sungai, dan mencemari lahan pertanian warga di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, warga hanya bisa berharap kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel air dan melakukan uji laboratorium guna memastikan sumber pencemaran lingkungan atau tidak , Media pun mencoba konfirmasi. Melalui pesan whatsapp kepada Ketua Gapoktan Desa Karangrahayu ‘jawabnya simpele , ok bang terimaksih infoi “pangkas nya pada media ,berita bersambung..

(;pewarta:Suganda)