Umrah Subsidi Disorot, Putri Dakka: “Tak Bisa Sabar, Jangan Ikut”
Umrah Subsidi Disorot, Putri Dakka: “Tak Bisa Sabar, Jangan Ikut”

WOTU, mediamabespolri.com — Program umrah subsidi yang dikaitkan dengan HJA Putri Dakka menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari sejumlah calon jamaah di media sosial. Ada peserta yang mengaku merasa belum mendapatkan kepastian sesuai harapan, hingga muncul istilah “di-PHP” dalam sejumlah komentar warganet.
Sorotan tersebut kemudian mendapat respons langsung dari akun terverifikasi Putri Dakka. Menanggapi komentar salah satu warganet bernama Nisa Altaf, Putri Dakka memberikan penjelasan mengenai konsep program umrah subsidi yang dijalankannya.

Putri Dakka menegaskan bahwa program tersebut bukan keberangkatan umrah dengan pembiayaan penuh, melainkan program subsidi yang sebagian dananya dibantu melalui sedekah.
«“Umroh subsidi dibantu sebagian dana. Jika tidak bisa bersabar maka jangan ikut, sebab memang diperuntukkan untuk yang ingin ditambahkan dari sedekah. Jika ingin sesuai keinginan maka berangkat dengan sendiri,” tulis Putri Dakka.»
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan mengenai mekanisme program yang menurutnya membutuhkan kesabaran dari para calon peserta. Ia meminta peserta tidak mengatur pihak yang memberikan sedekah karena menurutnya hal tersebut berkaitan dengan keikhlasan pemberi.
Soal Pengembalian Dana
Putri Dakka juga menanggapi persoalan pembatalan keikutsertaan. Ia menyebut pengembalian dana dapat diproses apabila disampaikan dengan cara yang sopan dan santun.
Namun, ia menyinggung adanya penggunaan akun palsu dalam menyampaikan permintaan atau keluhan. Menurutnya, kondisi tersebut justru dapat membuat proses komunikasi menjadi lebih sulit.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi bagian dari perbincangan warganet yang masih mempertanyakan mekanisme program umrah subsidi tersebut.
“Semakin Dibicarakan, Semakin Menyala”
Alih-alih memperpanjang polemik mengenai berbagai tudingan yang beredar, Putri Dakka justru memberikan respons bernada santai terhadap isu miring yang diarahkan kepadanya.
«“Untuk klarifikasi tidak butuh apa yang orang fitnahkan mungkin masih kurang tambahkan lagi biar makin menyala. Ketenaran memang pro dan kontra, semakin sering dibicarakan semakin menyala,” tulisnya.»
Respons tersebut pun kembali memancing beragam reaksi di kolom komentar. Ada warganet yang memberikan dukungan, sementara sebagian lainnya tetap mempertanyakan kepastian dan mekanisme program umrah subsidi tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, perbincangan di media sosial masih berlangsung. Pihak-pihak yang merasa memiliki pengalaman atau informasi berbeda terkait program tersebut juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi.
Redaksi Yd
Editor Yd
Sumber: Sosmed Putri Dakka






