Satlantas Polres Jember Gerak Cepat, Tinjau Retakan Jalan Nasional Gunung Kumitir di KM 33

JEMBER, MEDIAMABESPOLRI.com – Jalan Nasional jalur lintas timur Gunung Kumitir, tepatnya di tikungan Pemancar TVRI KM 33, Kabupaten Jember, terdeteksi mengalami keretakan parah dan berpotensi longsor. Laporan dari warga diterima dan ditindaklanjuti peninjauan langsung oleh petugas Satlantas Polres Jember pada Senin (5/10/2026) pukul 15.00 WIB.

Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan retakan utama berjarak sekitar 80 cm dari tepi badan jalan, lebar hampir 1 cm, dan membentang sepanjang kurang lebih 40 meter. Struktur penopang bahu jalan sudah sangat menipis tidak terdapat pelapis beton maupun dinding penahan, hanya tersisa satu pohon sebagai penahan alami. Terdapat pula rongga di bawah permukaan yang memudahkan air masuk.

Kondisi ini sangat rawan longsor. Saat musim hujan tiba, air akan terus mengikis tanah penyangga hingga struktur jalan dapat runtuh sewaktu-waktu. Jalur ini merupakan urat nadi Jember–Banyuwangi yang setiap hari dilewati banyak kendaraan, termasuk truk bermuatan besar.

Menyikapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H. menyampaikan pernyataan melalui IPDA Ratno Budi Jatmikho, Kanit Turjagwali yang berada langsung di lokasi:

“Kami menemukan keretakan sepanjang 40 meter dengan struktur penopang yang sudah sangat lemah. Air hujan yang masuk ke celah dan rongga di bawah jalan akan terus mengikis tanah, sehingga risiko longsor sangat besar. Jalur ini dilewati kendaraan berat setiap harinya, keselamatan tidak boleh diabaikan.”

“Kami segera berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional agar perbaikan segera dilakukan sebelum kerusakan meluas dan menimbulkan kecelakaan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

Pihak kepolisian akan terus memantau kondisi lokasi serta mengatur keamanan arus lalu lintas hingga penanganan tuntas dilaksanakan.(rup/mmp-jbr)