Satgas Rumah Aspirasi Jember Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir di Lima Wilayah
Jember, mediamabespolri.com – Tim Satgas Rumah Aspirasi Jember (RAJE) turun langsung ke lapangan membantu warga terdampak banjir di lima titik wilayah pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini merupakan hari kedua penugasan pasca terjadinya banjir yang mulai menyebar sejak kemarin.
Wilayah yang menjadi fokus bantuan antara lain Gladak Kember (belakang Masjid Al-Ikhlas, RW 18, Sumberdandang), Pagah (Bayangkara, belakang Rumah Karetan), Durenan, Ciliwung, dan Ahmad Yani.
Ketua Umum Rumah Aspirasi Jember, Imam Taufik, menyampaikan bantuan yang diberikan berupa nasi bungkus, air mineral, dan baju layak pakai. Bantuan itu ditujukan bagi warga terdampak dan relawan yang membantu di lima wilayah lokasi.
“Respon mereka sangat luar biasa, mereka berterima kasih karena kita cukup tangkap sejak awal banjir kemarin hingga malam,” ujar Imam Taufik dalam keterangan yang diterima rekan jurnalis.
Ia mengungkapkan, pemulihan pasca banjir tidak sebatas 1-2 hari saja, melainkan bisa hingga 1 minggu bahkan 1 bulan. Apalagi di beberapa titik, kerusakan cukup parah.
“Beberapa rumah bahkan hancur, kamar mandi roboh, rumahnya juga gerong. Ini butuh bantuan bukan cuma makanan, tapi juga bahan bangunan seperti semen dan kayu,” jelasnya.
Imam Taufik juga menambahkan, pemulihan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh warga. Ia mengajak gotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Jember (Bupati, Kapolres, Dandim) dan semua relawan kemanusiaan.
“Agar kita bersatu padu membantu saudara-saudara yang terdampak,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Imam Taufik selaku Ketua Umum Rumah Aspirasi Jember (RAJE) mengajak masyarakat jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menanam pohon di hulu. Tujuannya, mencegah banjir yang berkelanjutan.
“Mudah-mudahan bencana ini segera lewat dan tidak ada lagi yang akan datang,” harapnya tegas.*
(Rup)








