Polres SBB Tanam Mangrove Serentak, Dukung Program Green Policing
SBB Maluku, Mediamabespolri.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup, Polres Seram Bagian Barat (SBB) bersama Polsek jajaran melaksanakan penanaman pohon mangrove secara serentak di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang mengusung program _Green Policing_ ini melibatkan pemerintah desa, mahasiswa, pelajar, tokoh masyarakat, serta warga setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.
Penanaman mangrove dilaksanakan di Kecamatan Kairatu, Kairatu Barat, Taniwel, Kepulauan Manipa, Amalatu, dan Huamual Belakang.
Di Kecamatan Kairatu Barat, Polsek Waisarissa melakukan penanaman mangrove di kawasan muara kali yang menghubungkan Pantai Aru, RT 20 Desa Kamal, serta pesisir Pantai Upe, Desa Nuruwe.
Polsek Taniwel melaksanakan penanaman mangrove di pesisir Pantai Labuang, Desa Hulung. Selanjutnya, Polsek Manipa menanam mangrove di sepanjang pesisir Pantai Desa Luhutuban.
Sementara itu, Polsek Kairatu menanam mangrove di Pantai Dusun Air Buaya, Desa Kairatu, dengan melibatkan mahasiswa KKN Universitas Pattimura (Unpatti) dan siswa-siswi MTs Thursina.
Di Kecamatan Amalatu, Polsek Kairatu Timur menanam mangrove di pesisir Dusun Mange-Mange, Desa Rumahkay, bersama pemerintah desa dan mahasiswa KKN Unpatti.
Adapun Polsek Waesala melaksanakan penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai RT 01, Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang.
*Kapolres: Green Policing Bukan Seremonial*
Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polres SBB terhadap program _Green Policing_, kegiatan ini merupakan inisiatif strategis untuk mengintegrasikan tugas kepolisian dengan pelestarian lingkungan guna mengatasi isu deforestasi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kejahatan lingkungan.
Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2008 ini juga berharap kegiatan penanaman mangrove tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pengawasan secara berkelanjutan sehingga bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir, tidak melakukan penebangan mangrove secara sembarangan, serta menghindari tindakan yang dapat merusak lingkungan.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita tanamkan kepedulian terhadap alam sejak dini, libatkan generasi muda, dan jadikan pelestarian lingkungan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Kapolres.
Menurutnya, keberadaan hutan mangrove memiliki peranan penting dalam mencegah abrasi pantai, melindungi kawasan pesisir, menjaga keseimbangan ekosistem laut, serta menjadi habitat berbagai biota laut yang turut menunjang kehidupan masyarakat.
Melalui program _Green Policing_, Polres SBB berkomitmen untuk tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.
_Dengan semangat kebersamaan, Polres SBB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, karena alam yang lestari merupakan warisan berharga bagi anak cucu kita._
*( Si Humas Polres SBB / A AS / MMP-MLK )*





