Perkuat Pemberdayaan Pedagang Pasar, APPSI Lombok Tengah Gelar Konsolidasi
Perkuat Pemberdayaan Pedagang Pasar, APPSI Lombok Tengah Gelar Konsolidasi
Lombok Tengah – mediamabespolri.com – Pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Lombok Tengah menggelar silaturahmi dan koordinasi bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat malam, 25 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan S. Parman, Kauman, Praya, Lombok Tengah, itu menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyamakan langkah dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan pedagang pasar.
Ketua DPW APPSI NTB menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan APPSI Lombok Tengah. Ia menilai komposisi kepengurusan yang didominasi kaum perempuan menjadi salah satu kekuatan organisasi.

“Organisasi ini biasanya didominasi laki-laki hingga 70 persen. Namun, di Lombok Tengah justru sebaliknya. Kaum perempuan dan ibu-ibu menjadi pilar utama kepengurusan. Ini membuktikan dinamika dan keberdayaan perempuan pedagang di Lombok Tengah sangat luar biasa,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, DPW APPSI NTB juga memaparkan perjalanan organisasi serta ruang lingkup perjuangannya sebagai wadah bagi para pedagang pasar. APPSI berfokus pada pedagang yang beraktivitas di pasar tradisional maupun modern.
Sementara itu, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) lebih banyak menaungi pedagang yang beraktivitas di luar kawasan pasar. Perbedaan ruang lingkup tersebut diharapkan tidak menjadi sekat, melainkan membuka ruang sinergi untuk memperkuat perekonomian masyarakat.
Terkait legalitas kepengurusan, DPW APPSI NTB menyampaikan bahwa pengurus APPSI kabupaten/kota di NTB nantinya akan disahkan secara kolektif oleh Pimpinan Pusat APPSI.
“Saat ini sudah ada sekitar enam kabupaten/kota yang siap, termasuk Lombok Tengah dan Lombok Barat. Harapan kita, pengesahan dan pelantikan serentak untuk 10 kabupaten/kota di NTB dapat dilaksanakan pasca ujian atau kelulusan bulan depan,” tambahnya.
Ketua APPSI terpilih Kabupaten Lombok Tengah, Lily Suryati, berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah bersama bagi para pedagang untuk saling menguatkan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.
“Saya berharap melalui APPSI ini, mari kita saling bahu-membahu untuk memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan para pedagang di Kabupaten Lombok Tengah,” ujar Lily.
Ketua APPSI NTB Abd Rahman, S.H., menegaskan bahwa keberadaan APPSI ditujukan untuk memperjuangkan hak dan kepentingan pedagang pasar, bukan untuk kepentingan kelompok maupun figur tertentu.
Menurutnya, APPSI siap menjadi mediator dan jembatan aspirasi ketika pedagang menghadapi persoalan di lapangan, mulai dari kebijakan perizinan, tata kelola pasar hingga pungutan yang tidak sesuai ketentuan.
Abd Rahman yang juga anggota DPRD Kota Mataram dari Partai Gerindra menjelaskan, tata kelola pasar dan penetapan retribusi merupakan kewenangan pemerintah daerah. Namun, APPSI dapat hadir ketika terjadi persoalan atau ketidaksesuaian kebijakan di lapangan.
“APPSI hadir sebagai jembatan aspirasi ketika kebijakan pemda tidak sesuai dengan apa yang ditelusuri ungkapnya
Red. direksi pelaksana Media Mabes Polri
Drs R sudiharto SE MM






