Peringatan Maulid Nabi ,Di Pulau Sapuka Dirangkai Dakwah Kamtibmas, Kapolsek Liukang Tangaya: Teladani Sifat Nabi

Pangkep. mediamabespolri.com
Sebagai Pondasi Keamanan harus di teladani Peringatan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW di Pulau Sapuka, Kelurahan Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang dilaksanakan di Mushollah Hj. Sahari ini, dirangkaikan dengan penyampaian dakwah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) oleh Kapolsek Liukang Tangaya, Iptu Agus Indra Jaya, SH.
Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 09.30 Wita

Dalam amanatnya, Kapolsek menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen penting untuk merenungi dan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW sebagai Rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam). Menurutnya, nilai-nilai luhur inilah yang harus dijadikan fondasi utama dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan kerukunan di lingkungan masyarakat Pulau Sapuka.

“Peringatan ini menjadi pengingat kita semua untuk meneladani akhlak dan sifat Nabi. Dari situlah kita membangun kesadaran bersama agar wilayah kita tetap aman, damai, dan jauh dari perselisihan,” ujar Iptu Agus Indra Jaya.

Selain membahas makna Maulid Nabi, Kapolsek juga menyampaikan pesan-pesan penting yang ditujukan kepada berbagai elemen masyarakat, khususnya para pendidik dan generasi muda. Kepada para guru, ia berharap agar dapat menjadi teladan sekaligus pendengar yang baik bagi anak didik. Guru diharapkan tidak hanya sekadar mengajarkan materi pelajaran, tetapi juga peka terhadap perubahan sikap, kebiasaan, dan pergaulan para siswa agar tetap berada di jalan yang benar.

Kepada para pelajar, ia memberikan peringatan tegas agar menjauhi penggunaan minuman keras (Miras) dan narkoba. Menurutnya, hal-hal tersebut sama sekali bukan bentuk kebanggaan atau keberanian, melainkan tindakan yang merusak masa depan dan diri sendiri. Ia juga mengimbau agar siswa berani menolak jika ditawari hal-hal terlarang tersebut, serta segera melaporkannya kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian.

Terkait pemeliharaan keamanan wilayah, Kapolsek mengajak seluruh warga Pulau Sapuka untuk bersatu menjaga kondusivitas. Apabila terjadi perbedaan pendapat atau perselisihan antarwarga, ia mengingatkan agar diselesaikan melalui jalan musyawarah dan semangat kekeluargaan, demi menjaga persatuan di tengah masyarakat.

“Mari kita jaga bersama situasi Kamtibmas di Kecamatan Liukang Tangaya, khususnya Pulau Sapuka. Selesaikan masalah dengan kepala dingin dan musyawarah, demi kedamaian kita semua,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Kapolsek berdoa semoga berkah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW senantiasa membawa kedamaian, keselamatan, dan kemakmuran bagi seluruh warga Pulau Sapuka. Ia juga berharap Allah SWT senantiasa melindungi masyarakat, menerima segala amal ibadah, serta menjauhkan dari segala marabahaya dan bencana.

Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berakhir pukul 10.15 Wita. Selama rangkaian acara berlangsung, situasi lingkungan terpantau aman, tertib, dan terkendali sepenuhnya.

(M. Ruslan)