Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Grobogan Dukung Swasembada Pangan 2025
Oplus_131072
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program ketahanan pangan nasional dan komitmen pengawalan agenda strategis pemerintah.
“Mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia adalah cita-cita besar yang membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa. Kami optimis target ini tercapai jika semua pihak bersinergi, mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota, hingga Forkopimda, termasuk dengan pengalokasian anggaran untuk pembukaan lahan, bantuan alat pertanian, dan pembangunan fasilitas penyimpanan serta pengolahan hasil panen,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Untuk tahun 2025, Polri menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektar dengan estimasi hasil panen antara 4 hingga 10 juta ton. Hingga kuartal I dan II 2025, telah dilakukan panen di lahan seluas 344.524 hektar dengan produksi lebih dari 2 juta ton jagung. Sementara kuartal III akan menanam di lahan tambahan seluas 168.432 hektar, termasuk lahan perhutanan sosial seluas 117.510 hektar.
Provinsi Jawa Tengah akan menanam jagung di 38.750 hektar lahan, dengan Kabupaten Grobogan menjadi salah satu lokasi utama dengan 207 hektar lahan perhutanan sosial, termasuk 74 hektar di Desa Selojari yang menjadi lokasi acara.
Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi atas sinergi antara Kementerian Pertanian dan Polri yang mendukung kemajuan sektor pertanian.
“Kami berkomitmen terus mewujudkan swasembada pangan dan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia. Sinergi erat dengan Polri adalah kunci keberhasilan kita bersama,” ujarnya.
Penanaman jagung serentak ini menunjukkan kerja sama lintas sektor yang kuat demi mencapai ketahanan pangan nasional. Pemerintah berharap program ini menjadi pondasi yang kokoh bagi Indonesia yang mandiri, kuat, dan berdaulat dalam bidang pangan.
Redaksi//Mediamabespolri.com
Investigasi
Rilis: Suyono







