Bupati Enrekang Buka Pelatihan TMT Batch 5, Dorong Keterampilan dan Kemandirian Masyarakat
Bupati Enrekang Buka Pelatihan TMT Batch 5, Dorong Keterampilan dan Kemandirian Masyarakat

Enrekang, 8 Oktober 2026 | mediamabespolri.com — Pemerintah Kabupaten Enrekang terus mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya Pelatihan Berbasis Kompetensi Tailor Made Training (TMT) Batch 5, Kamis, 8 Oktober 2026.

Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengatakan, pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan, kompetensi, serta kemandirian masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia.
“Alhamdulillah, pada hari Kamis, 8 Oktober 2026, kita membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tailor Made Training (TMT) Batch 5 sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan kemandirian masyarakat,” ujar Bupati Enrekang.
Pada pelatihan TMT Batch 5 ini, para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan pada sejumlah bidang yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha produktif, yakni peracikan minuman kopi, pembudidayaan ikan air tawar, pembuatan roti dan kue, serta tata rias atau merias wajah.
Menurut Bupati, pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga diharapkan menjadi bekal nyata bagi peserta untuk membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, sekaligus menciptakan lapangan kerja.
“Semoga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, mengembangkan kompetensi, dan nantinya mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Enrekang berharap program pelatihan berbasis kompetensi ini dapat melahirkan masyarakat yang semakin terampil, produktif, dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

Dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan tidak berhenti pada tahap pembelajaran, tetapi mampu mengimplementasikannya menjadi kegiatan usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Redaksi Yd | Editor Yd
mediamabespolri.com






